Bandarlampung Kembali Raih KLA Predikat Madya 2021

Redaksi

Kamis, 29 Juli 2021 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi Koordinator Gugus Tugas KLA Khaidarmansyah (kanan), Kepala Dinas PPPA Sri Aisyah (dua dari kiri) dan Kabid Anak Ruth Dora (kiri) usai mengikuti anugerah Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2021 secara virtual di Ruang Rapat Command Center Diskominfo, Kamis (29/7). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi Koordinator Gugus Tugas KLA Khaidarmansyah (kanan), Kepala Dinas PPPA Sri Aisyah (dua dari kiri) dan Kabid Anak Ruth Dora (kiri) usai mengikuti anugerah Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2021 secara virtual di Ruang Rapat Command Center Diskominfo, Kamis (29/7). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung kembali menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Predikat Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Anugerah Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021 disiarkan secara langsung melalui siaran YouTube @KemenPPPA, Kamis (29/7).

Sedikitnya 4 daerah di Provinsi Lampung berhasil meraih Penghargaan KLA Predikat Madya yaitu Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Tulang Bawang.

Sementara 9 daerah meraih Penghargaan KLA Predikat Pratama yaitu Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pringsewu, Kota Metro, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Way Kanan, dan Kabupaten Pesisir Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas pencapaian tersebut, Provinsi Lampung juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian PPPA atas upaya dalam membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di seluruh kabupaten/kota wilayah administrasi Provinsi Lampung.

Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengapresiasi provinsi yang telah membentuk UPTD PPA dan daerah yang menerima Penghargaan KLA Tahun 2021 atas segala upaya dan kerja sama yang telah diberikan.

“Semoga penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing-masing,” kata Bintang Puspayoga sapaan akrab Menteri PPPA.

Dia berharap daerah yang telah mendapatkan prestasi baik, dapat menjadi inspirasi dan membagikan praktik-praktik baiknya bagi daerah lain. Sehingga dapat bergerak bersama menciptakan lingkungan yang positif, sportif, dan ramah anak menuju Indonesia Layak Anak Tahun 2030 dan Indonesia Emas Tahun 2045.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana usai mengikuti kegiatan anugerah Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2021 secara virtual di Command Center Diskominfo setempat mengapresiasi kinerja Gugus Tugas KLA Kota Bandarlampung, khususnya Dinas PPPA.

“Semua bekerja keras dan alhamdulillah kita mendapatkan peringkat Madya. Mudah-mudahan tahun depan kita mendapatkan yang lebih baik lagi,” ujar dia.

Eva Dwiana berharap orang tua sebagai kunci utama pengawasan anak-anak bisa memberikan yang terbaik terlebih pada kondisi pandemi Covid-19 dalam hal pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah.

“Sekarang segala sesuatunya melalui Zoom tetap kita mendampingi, pantau dengan baik, menjadi yang terbaik untuk anak-anak semuanya,” kata dia.

Penilaian Lewat Verifikasi Mandiri

Kepala Dinas PPPA Kota Bandarlampung, Sri Aisyah, melalui Kabid Anak Ruth Dora menyampaikan penilaian dilakukan lewat verifikasi mandiri dengan mengisi kuisioner yang disediakan oleh pusat.

“Kita tidak diverifikasi lapangan kemarin itu karena keterbatasan waktu dan SDM-nya serta kondisi saat ini. Kalau mereka turun bisa jadi kita naik level Nindya,” ujar Dora ketika dihubungi pada Kamis (29/7) sore.

Ada 5 tingkatan Predikat dan Nilai Kabupaten/Kota Layak Anak yang ditetapkan Kemen PPPA yakni Pratama (500-600), Madya (600-700), Nindya (700-800), Utama (800-900), KLA (900-1.000).

Sejak 2019, kata Dora, Pemerintah Kota Bandarlampung telah melakukan evaluasi dan sejumlah peningkatan dalam upaya memenuhi lima klaster hak anak dalam kebijakan KLA yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

“Kami sempat komplain juga ke kementerian, kami 2 tahun ini banyak sekali perkembangan dan perubahan di kota ini. Tapi mereka tidak turun dan melihat langsung, hanya berdasarkan kuisioner yang kita isi,” kata dia.

Dora memaparkan sejumlah indikator yang telah dipenuhi oleh pemerintah Kota selama dua tahun terakhir, di antaranya Taman Bermain Anak Kalpataru yang sudah dinilai bertahap secara nasional, tempat ibadah ramah anak, serta pembentukan asosiasi sahabat anak.

“Tapi ya bersyukur kita masih mendapatkan penghargaan walau kurang puas karena kita tidak bisa menunjukkan hal-hal yang sudah kita lakukan di tahun 2020,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB