Bambang Kusmanto: FSB ke-11 Ajang Pamer Pejabat, Bukan Pelestarian Budaya Lambar

iwan

Senin, 21 Juli 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist.

Foto: Ist.

Festival Sekala Bekhak (FSB) ke-11 Tahun 2025 kembali digelar meriah. Namun di tengah kemegahan acara budaya tersebut, kritik pedas datang dari Anggota DPRD Lampung Barat, Bambang Kusmanto.

Lampung Barat (Netizenku.com): Menurut Bambang, festival yang seharusnya menjadi ajang pelestarian budaya justru berubah menjadi panggung pertunjukan para pejabat dan satuan kerja perangkat daerah (Satker).

“Lenggak-lenggok para pejabat bersama pasangan di atas panggung, mengenakan pakaian mewah, sangat tidak layak dipertontonkan. Apakah mereka tidak malu lebih menonjolkan gaya ketimbang kinerja?” ujar Bambang, Senin (21/7/2025).

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, sikap yang ditampilkan para pejabat mencerminkan gaya hidup hedonis, yang kontras dengan kondisi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi dan buruknya pelayanan publik.

“Yang seharusnya ditampilkan adalah kinerja dan solusi atas keluhan rakyat, bukan tontonan yang justru menyakitkan bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Bambang juga menyoroti minimnya ruang partisipasi masyarakat dalam festival tersebut. Menurutnya, FSB hanya dipenuhi kegiatan seremoni dan formalitas belaka.

Ia berharap ke depan, Festival Sekala Bekhak bisa lebih berorientasi pada nilai-nilai budaya dan kebutuhan masyarakat.

“Bukan sekadar seremoni, tapi harus menyentuh nilai edukatif, melibatkan masyarakat, dan mendorong peningkatan ekonomi lokal,” tegasnya.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Festival Sekala Bekhak sendiri dikenal sebagai perayaan adat dan budaya masyarakat Lampung Barat. Namun pada pelaksanaan tahun ini, kembali menuai pro-kontra karena dinilai tak lagi mencerminkan semangat kebudayaan yang sejati. (*)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB