Distanak Pesawaran Kesulitan Sediakan Pompa Air

Redaksi

Minggu, 5 Agustus 2018 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Pesawaran, tindak lanjuti keluhan para petani Kecamatan Way Khilau yang mengharapkan bantuan akibat lahan persawahannya mengalami kekeringan, dampak dari musim kemarau yang terjadi saat ini dan mengancam terjadinya gagal panen (Puso).

\”Kita sudah turun lapangan dan telah melakukan pengecekan dan pemetaan di sejumlah titik persawahan petani yang mengalami kekeringan di kecamatan tersebut,\” ungkap Kabid Tanaman Pangan, Distanak Pesawaran, Budi Wirawan, mewakili Kepala Distanak, Anca, Jumat (3/8).

Baca Juga  PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan

Dikatakan Budi, dari hasil pantauan dan observasi yang telah dilakukan pihaknya serta menyikapi keinginan para petani untuk disediakan pompa air untuk menanggulangi kekeringan pada persawahan,  sepertinya sulit untuk direalisasikan. Pasalnya selain debit air yang ada di sumber itu kecil, juga jarak sumber air dengan lahan petani yang kering cukup jauh dan sulit terjangkau.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kayaknya sulit kita memenuhi keinginan petani untuk disiapkan pompa air. Habis gimana selain sumber airnya letaknya cukup jauh dari lahan persawahan, juga debit airnya kecil dan sedikit,\” ucapnya.

Satu-satunya langkah yang akan diambil adalah membuat sumur bor di sejumlah titik pada areal lahan yang kekeringan tersebut. Hanya saja persoalannya untuk pengadaan sumur bor, tidak dapat dilakukan secara cepat, karena selain mahal juga harus melalui proses terlebih dahulu yang memerlukan waktu cukup panjang.

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

\”Tidak ada cara lain kalau mau dapat bantuan sumur bor, kalau tidak biaya dari anggaran daerah, paling mengharap bantuan dari pusat. Itupun harus diusulkan terlebih dulu dan pastinya makan waktu lama dalam proses dan tahapannya, tidakbisa cepat seperti yang kita inginkan,\” tegasnya.(Soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:07 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Percepatan Pembangunan Jalan Provinsi di 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Februari 2026 - 23:47 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah PIN Papdi 2027

Senin, 9 Februari 2026 - 19:06 WIB

Andi Robi Diperiksa BK DPRD Lampung Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Berita Terbaru