Pansus Putar Video Pengakuan Barlian Mansyur, Nama Yuhadi Hingga Ibu Lee Disebut

Redaksi

Rabu, 25 Juli 2018 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Meski tak hadir dalam rapat dengar pendapat Pansus Pembahasan money politic DPRD Lampung, Politisi Partai Golkar Bandarlampung, Barlian Mansyur rupanya muncul di video pengakuannya sebagai bagian dari tim sukses Arinal-Nunik yang diduga melakukan praktik money politics di Pilgub Lampung 27 Juni lalu.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Tim Pansus Pembahasan money politic DPRD dengan Ombudsman, KIP, dan media massa tersebut, pengakuan yang dilontarkan Barlian Mansyur dalam video youtube, menyebut beberapa nama yang diduga ikut andil dalam praktik money politics, seperti Ketua DPD II Partai Golkar Bandarlampung, Yuhadi, Muhidin, Armen hingga Ibu Lee.

Dalam video tersebut, terungkap skema pembagian sejumlah amplop di Bandarlampung, khususnya di TPS dekat kediaman Arinal Djunaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, Ketua Tim Pansus Pembahasan money politic DPRD Lampung, Mingrum Gumay mengatakan bakal menghadirkan seluruh pihak yang disebutkan namanya dalam video Barlian Mansyur tersebut, di antaranya Yuhadi, Armen, Muhidin hingga Ibu Lee.

\”Kita akan mencari kebenaran dari keterangan Barlian Mansyur di video ini, maka ke depan kita akan undang seluruh nama yang disebutkan supaya cerita Barlian ada tanggungjawabnya dan kita juga mendapat informasi yang utuh,\” ucap Mingrum, Rabu (25/7).

Sebab menurutnya, video yang diputar belum bisa menjadi bukti, hanya sebagai petunjuk. \”Makanya kita undang, karena ini menyangkut tindak pidana. Jika statemen di video berbeda dengan di keterangan langsung yang bersangkutan, bisa dituntut,\” kata Mingrum.

Politisi PAN Lampung, Abdullah Fadri Auli mengaku sepakat jika Pansus memanggil seluruh nama yang disebut dalam video tersebut. \”Kita usulkan undang kembali (Barlian), karena bahasa yang disampaikan banyak sekali menyebut nama-nama orang seperti Muhidin, Yuhadi, Armen, hingga Lee, biar bisa kenalan juga dan bisa menanyakan korelasinya,\” ucap Aab, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Politisi Partai Golkar Lampung, Ririn Kuswantari mengatakan jika video yang diputar tadi merupakan pengakuan sepihak. \”Dalam video tadi ada pengakuan sepihak dan ini perlu dibuktikan dengan berbagai tingkatan  termaksud usulan untuk memanggil semua orang yang disebut.\” (Red)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Februari 2026 - 23:47 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah PIN Papdi 2027

Senin, 9 Februari 2026 - 19:06 WIB

Andi Robi Diperiksa BK DPRD Lampung Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Senin, 9 Februari 2026 - 15:04 WIB

HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital ‎

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

DPRD Lampung Tekankan Peran Strategis Pertanian dalam Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:50 WIB

Pemprov Lampung Bersama Pemkot Gelar Aksi Kebersihan di Pulau Pasaran

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:28 WIB

Bidik Kemenangan Pemilu 2029, Chusnunia Chalim Siap Melantik 100 Lebih Pengurus PKB Lampung

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Feb 2026 - 23:55 WIB