Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan membuka kegiatan Evaluasi dan Apresiasi Hasil Pembinaan bagi Lembaga Pemerintah dan Swasta yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian pembinaan kebahasaan sepanjang 2025–2026 terhadap 50 lembaga, yang terdiri atas 25 lembaga pendidikan, 15 lembaga pemerintah, dan 10 lembaga swasta.

Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Lampung mengevaluasi hasil pembinaan penggunaan bahasa Indonesia sekaligus memberikan apresiasi kepada lembaga yang menunjukkan capaian terbaik dalam penerapan bahasa Indonesia di ruang publik dan dokumen resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dibacakannya, Marindo menegaskan bahwa bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi identitas bangsa, simbol persatuan, dan cerminan martabat negara.

“Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa Indonesia adalah identitas bangsa, simbol persatuan, dan cerminan martabat negara,” ujar Marindo.

Baca Juga  Harga Gabah Lampung Tembus Rp8.000, DPRD Dorong Relaksasi HPP hingga Desember

Ia mengatakan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar perlu menjadi perhatian bersama, terutama di lingkungan pemerintahan, pelayanan publik, pendidikan, dunia usaha, hingga ruang publik.

Menurutnya, lembaga pemerintah dan swasta harus menjadi teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam surat-menyurat dan dokumen kedinasan maupun pada papan nama bangunan, papan informasi, serta media publikasi.

Pembinaan kebahasaan, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis penulisan, tetapi juga bertujuan membangun budaya berbahasa yang tertib, santun, dan efektif.

“Pembinaan bahasa bukan hanya memperbaiki kesalahan, melainkan membangun budaya berbahasa yang tertib, santun, dan efektif,” tegasnya.

Salah satu bentuk perbaikan yang menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut adalah penempatan bahasa Indonesia pada papan petunjuk dan informasi publik. Bahasa Indonesia harus ditempatkan di posisi utama sebelum bahasa asing, seperti kata “Masuk” yang ditulis di atas “In” atau “Dilarang Merokok” sebelum “No Smoking”.

Marindo menambahkan, evaluasi hasil pembinaan perlu dimanfaatkan untuk mengidentifikasi capaian dan kekurangan setiap lembaga, sekaligus menentukan langkah perbaikan selanjutnya.

Baca Juga  Gubernur Mirza Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi Lampung

Pemberian apresiasi juga menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong lembaga lain menerapkan standar kebahasaan yang sama.

Ia berharap lembaga pemerintah dan swasta terus berkolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Lampung melalui pendampingan, penyuntingan dokumen, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemantauan penggunaan bahasa secara berkala.

Selain mengutamakan bahasa Indonesia, Marindo turut menekankan pentingnya pelestarian bahasa daerah dan penguasaan bahasa asing. Pemerintah Provinsi Lampung telah mendorong penggunaan bahasa Lampung setiap hari Kamis sebagai salah satu upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung Muhammad Muis menekankan pentingnya penerapan Trigatra Kebahasaan, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan seimbang agar bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa utama di negeri sendiri, bahasa daerah terus diwariskan kepada generasi berikutnya, dan masyarakat memiliki kemampuan berkomunikasi dalam lingkup global.

Baca Juga  Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

“Semoga kegiatan ini menjadi pemantik bagi kita semua untuk lebih mengutamakan bahasa Indonesia, sehingga kita merasa bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang menjadi tuan rumah di negerinya sendiri,” kata Muis.

Dalam kegiatan tersebut, enam lembaga menerima Apresiasi Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik dan Dokumen Lembaga Tahun 2026.

Pada kategori lembaga pemerintah, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung meraih Terbaik I. Posisi Terbaik II diraih Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung, sedangkan Kantor Kementerian Agama Kota Metro meraih Terbaik III.

Sementara itu, pada kategori lembaga swasta, Hotel Golden Tulip Lampung meraih Terbaik I, disusul Lembah Hijau sebagai Terbaik II dan Lampung Post sebagai Terbaik III.

Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat memotivasi lembaga penerima maupun lembaga lainnya untuk terus meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia sesuai kaidah, baik dalam dokumen resmi maupun informasi yang disampaikan kepada masyarakat di ruang publik. (*)

Berita Terkait

Batin Wulan Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031, Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026
Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung
Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung
Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi
NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun

Rabu, 23 September 2026 - 12:30 WIB

Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal

Selasa, 22 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026 - 14:12 WIB

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Jumat, 11 September 2026 - 20:41 WIB

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Kamis, 10 September 2026 - 17:19 WIB

DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terbaru

Lampung

Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:16 WIB