Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pengembangan wisata alam untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay) sekaligus meningkatkan belanja wisata di Lampung. Salah satu destinasi yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung upaya tersebut adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman (WAR), yang lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Bandar Lampung.

Lampung (Netizenku.com): Menurut Mirza, pengembangan destinasi wisata yang beragam menjadi penting agar Lampung tidak hanya mengandalkan wisata bahari, tetapi juga memiliki pilihan ekowisata hutan yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Hal tersebut disampaikan Mirza saat melakukan trekking di Tahura WAR melalui rute Hutan Kemiri–Batu Lapis, Selasa (13/10/2026) pagi. Kegiatan yang dilakukan di sela agenda pemerintahan itu turut diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan sejumlah kerabat dekatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi pemandu dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sumber Agung, Ubay dan Darma, rombongan menyusuri jalur trekking sepanjang sekitar enam kilometer pulang-pergi di kaki Gunung Betung. Perjalanan dimulai pukul 06.30 WIB.

Baca Juga  Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register

Mirza mengatakan, pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga oleh durasi kunjungan dan besarnya pengeluaran selama berada di suatu daerah.

“Kunci pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata itu ada dua: berapa lama wisatawan bertahan di Lampung dan berapa banyak transaksi belanja yang mereka keluarkan. Wisata hutan di pinggiran Kota Bandar Lampung ini menjadi pilihan alternatif yang sangat efisien secara waktu, namun kaya pengalaman,” ujar Mirza.

Menurutnya, keberadaan destinasi yang beragam, mulai dari wisata pantai hingga ekowisata hutan, dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi wisatawan untuk mengisi waktu liburan. Dengan demikian, wisatawan diharapkan tertarik memperpanjang kunjungan dan menghabiskan lebih banyak waktu di Lampung.

Pengembangan wisata alam tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Peningkatan kunjungan wisatawan berpotensi menggerakkan berbagai usaha lokal, mulai dari jasa pemandu, kuliner, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga sektor penginapan.

Baca Juga  Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

“Kita ingin wisatawan tidak sekadar melintas atau berkunjung singkat, tetapi menginap lebih lama dan membelanjakan uangnya lebih banyak di Lampung. Potensi rantai pasok lokalnya sangat besar,” kata Mirza.

Layani Sekitar 100 Wisatawan Setiap Akhir Pekan

Potensi Tahura WAR sebagai destinasi ekowisata terlihat dari jumlah wisatawan yang dilayani Pokdarwis Desa Sumber Agung.

Ketua Pokdarwis Desa Sumber Agung, Ubay, mengatakan pihaknya melayani sekitar 100 wisatawan setiap akhir pekan. Para pengunjung tersebut biasanya terbagi dalam enam hingga delapan kelompok.

Wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Lampung, tetapi juga dari Sumatera Selatan dan kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi (Jabodetabek).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa wisata alam Tahura WAR memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Lokasinya yang relatif dekat dengan pusat Kota Bandar Lampung menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana hutan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Baca Juga  Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Jawa Tengah

Pengelolaan dan promosi yang berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat posisi Tahura WAR sebagai salah satu pilihan destinasi wisata di Lampung. Selain memperkaya pengalaman wisatawan, pengembangan tersebut juga berpotensi membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.

Menjaga Kebugaran di Tengah Kesibukan

Selain menjajal potensi wisata alam, kegiatan trekking tersebut menjadi kesempatan bagi Mirza untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukannya menjalankan tugas pemerintahan.

Perjalanan yang diperkirakan berlangsung selama tiga hingga lima jam itu melewati sejumlah jalur dengan kontur menanjak. Sepanjang perjalanan, rombongan menikmati suasana hutan dan suara alam yang memberikan pengalaman berbeda dari rutinitas perkotaan.

Suasana akrab terlihat saat rombongan tiba di kawasan Hutan Kemiri dan disambut pengelola kawasan, Abah Mus. Interaksi santai di tengah suasana alam tersebut menjadi bagian dari perjalanan trekking di salah satu kawasan wisata alam yang berada di sekitar ibu kota Provinsi Lampung itu. (*)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB