Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto menepis anggapan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak berjalan.

Lampung (Netizenku.com): Yandri mengatakan, program strategis tersebut saat ini tengah memasuki tahapan penting, yakni finalisasi pembangunan gudang dan gerai KDMP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Hal itu disampaikan Yandri saat menghadiri Seminar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang banyak orang memvonis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini sepertinya tidak berjalan, padahal programnya sedang berjalan,” kata Yandri.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini sedang memfinalisasi gudang dan gerai KDMP yang jumlahnya mencapai lebih dari 35.000 unit.

Baca Juga  Jihan Nurlela Dorong Kesetaraan Akses Layanan bagi Penyandang Disabilitas

Setelah tahap tersebut rampung, pemerintah akan melanjutkan proses validasi dan verifikasi bangunan hingga koperasi memasuki tahap operasional.

Yandri meminta masyarakat, khususnya kepala desa dan lurah, mengikuti perkembangan program KDMP secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Maka kami berharap forum ini dimanfaatkan. Diikuti dengan saksama, jangan sampai salah paham atau paham yang salah,” ujarnya.

Menurut Yandri, KDMP merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan Asta Cita ke-6, yakni membangun Indonesia dari desa dan dari bawah untuk menciptakan pemerataan ekonomi sekaligus mengentaskan kemiskinan.

Ia menilai penguatan ekonomi desa akan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah hingga nasional.

“Bilamana desa-desa Indonesia semuanya mandiri dan maju, maka kota juga akan maju,” jelasnya.

Baca Juga  Deni Ribowo Apresiasi Penghargaan KPK untuk Pendidikan Antikorupsi Lampung

Yandri mencontohkan sejumlah kebutuhan masyarakat, seperti telur ayam, beras, cabai, kentang hingga sayuran, yang sebagian besar dapat diproduksi dari desa.

Karena itu, desa dinilai perlu didorong menjadi pusat produksi sekaligus memiliki kemampuan untuk mengembangkan nilai tambah dari berbagai potensi yang dimiliki.

Bukan Kompetitor Warung dan UMKM

Yandri menegaskan, KDMP tidak dibangun untuk mematikan usaha masyarakat yang telah berjalan, termasuk warung dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kita ini bukan kompetitor tapi kita komplementer, termasuk dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Ia juga membantah isu yang menyebut pemerintah akan menutup warung-warung di desa.

“Menteri Desa dan Pak Menko Pangan tidak pernah bicara akan menutup warung-warung di desa. Justru kita ingin semua bangkit,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Yandri menyebut pihak yang menyebarkan isu tersebut telah dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Selain KDMP, Kemendes PDT juga menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa, di antaranya Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (Sehati), Desa Ekspor, Desa Wisata, Desa Budaya, serta berbagai program desa tematik.

Program-program tersebut nantinya diharapkan dapat bersinergi dengan KDMP, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), maupun UMKM.

“Maka insya Allah KDMP adalah alat yang terukur dan terstruktur untuk memastikan semua program pemerintah itu bisa kita kawal sampai level desa,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah
Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren
Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru