Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah yang dipimpin Sekretaris Daerah Tubaba, Iwan Mursalin, di Ruang Rapat Wakil Bupati, Senin (3/8/2026).
Rakor diikuti Asisten I, II, dan III, Inspektur Daerah, Sekretaris DPRD, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Tubaba. Pertemuan tersebut membahas percepatan program prioritas, penguatan kemampuan fiskal daerah, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekda Iwan Mursalin menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah efisiensi belanja dengan tetap mengutamakan pembiayaan pelayanan publik dan operasional pemerintahan agar kondisi keuangan daerah tetap sehat.
“Langkah-langkah penyesuaian ini kita lakukan secara rasional dan terukur agar kondisi keuangan daerah tetap sehat. Yang terpenting, hak pegawai dan layanan publik dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya, saat memimpin rapat.
Selain membahas pengelolaan fiskal, Iwan juga meminta seluruh perangkat daerah mengoptimalkan capaian program prioritas, termasuk layanan cek kesehatan gratis yang saat ini telah mencapai 29 persen.
Menurutnya, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan agar mampu melampaui target nasional sebesar 46 persen. “Capaian cek kesehatan telah menyentuh angka 29 persen, ini harus terus dikejar. Usahakan bisa melampaui target nasional sebesar 46 persen. Begitu juga dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro, target kita tahun 2026 sebesar Rp50 miliar dapat tersalur kepada masyarakat,” katanya.
Untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan mikro, Pemkab Tubaba juga memperluas kerja sama dengan sektor perbankan. Selain Bank Lampung, pemerintah daerah tengah menyelesaikan proses penandatanganan nota kesepakatan dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).
“Semoga semakin mempermudah akses permodalan bagi para pelaku usaha kecil dan mikro di Tubaba,” pungkasnya.(*)
Editor : Arie








