Prilian Tiwi Masuk 15 Penulis Cerita Rakyat Lampung Lewat “Rahasia Las Sengok”

ari

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui bidang literasi dan kebudayaan.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Ibu Prilian Tiwi, guru SDN 22 Tulang Bawang Tengah, berhasil masuk dalam jajaran 15 penulis cerita rakyat Lampung melalui karya berjudul “Rahasia Las Sengok: Misteri di Hutan Larangan”. Karya tersebut menjadi salah satu upaya pelestarian budaya Lampung melalui cerita rakyat yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal.

Buku ini diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap para penulis yang berkontribusi menjaga warisan budaya daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proses penyusunan cerita, Prilian Tiwi tidak hanya mengandalkan kreativitas menulis, tetapi juga melakukan penggalian informasi dan konsultasi dengan berbagai pihak yang memahami sejarah, adat, dan budaya Lampung khususnya di Tubaba.

Baca Juga  Inovasi TP-PKK Tubaba Jadi Magnet Kunjungan TP-PKK OKI, Belajar Pengelolaan UMKM hingga Bank Sampah

Ia berdiskusi dengan para tokoh adat dan budayawan untuk mendapatkan informasi serta nilai-nilai lokal yang menjadi dasar dalam pengembangan cerita.

Selain menggali informasi dari tokoh adat dan budaya, Prilian Tiwi juga berkonsultasi dengan Bupati Tulang Bawang Barat sejak 2014-2022, Umar Ahmad, SP, terkait nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal yang menjadi bagian penting dalam cerita tersebut.

Melalui pendekatan tersebut, “Rahasia Las Sengok: Misteri di Hutan Larangan” tidak hanya menghadirkan cerita yang menarik, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga hubungan manusia dengan alam serta melestarikan hutan sebagai bagian dari warisan kehidupan.

Baca Juga  80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Cerita rakyat ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa hutan memiliki nilai penting yang harus dijaga bersama. Pesan pelestarian lingkungan menjadi salah satu kekuatan utama dalam karya yang mengangkat budaya Lampung tersebut.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tubaba, Rodianto, S.Pd.,M.Pd menyampaikan apresiasi atas capaian Prilian Tiwi.

Menurutnya, karya sastra dan cerita rakyat memiliki peran besar dalam menjaga identitas daerah serta mewariskan nilai luhur kepada generasi penerus.

“Menulis adalah cara terbaik untuk menjaga jati diri dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Prilian Tiwi yang telah mendedikasikan pikiran, waktu, dan kreativitasnya untuk mengangkat cerita rakyat kearifan lokal Tubaba,” ujarnya, kepala Netizenku.com, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga  6 Warga Tubaba Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemensos RI

Ia berharap lahirnya karya-karya berbasis budaya lokal dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya dan mendokumentasikan sejarah, tradisi, serta cerita daerah.

“Jangan pernah ragu untuk menuliskan cerita, sejarah, budaya, maupun tradisi daerah kita, karena setiap tulisan adalah warisan berharga yang akan dikenang sepanjang masa,” tambahnya.

Dengan hadirnya karya “Rahasia Las Sengok: Misteri di Hutan Larangan”, literasi budaya di bumi Ragem Sai Mangi Wawai diharapkan semakin berkembang.

“Cerita rakyat tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat karakter, mengenalkan budaya Lampung kepada masyarakat luas, dan menjaga warisan daerah agar tetap hidup sepanjang masa,” pungkasnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri
Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN
Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK
Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT
Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program
HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih
Busroni Kawal Aspirasi Warga Gading Kencana soal Jalan dan Listrik
Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:36 WIB

Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:53 WIB

DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:00 WIB

Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Senin, 27 Juli 2026 - 20:24 WIB

DPRD Lampung Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Soroti Pajak Air Permukaan, DPRD Lampung Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB