Sebanyak 431 Unit Rumah, Masuk Tahap Persiapan Pembangunan BSPS 2026

Arie

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mulai memasuki tahapan persiapan pembangunan rumah bagi masyarakat penerima manfaat.

Hingga Juli 2026, pelaksanaan program telah berada pada tahap penyiapan masyarakat melalui Pemilihan Terbuka Toko (PTT), sebagai mekanisme awal sebelum pembangunan fisik rumah dilaksanakan.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kepala Bidang Pembangunan, Pemeliharaan, dan Pengelolaan Perumahan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tubaba, Ir. Ali Zainal Abidin, ST., mengatakan proses PTT telah selesai dilakukan di sejumlah tiyuh, yakni Penumangan Baru, Panaragan Jaya, Marga Kencana, dan Margo Mulyo. Sementara wilayah lainnya masih dalam proses sesuai tahapan pendamping lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemilihan Terbuka Toko merupakan tahapan penting untuk memastikan penyedia bahan bangunan dipilih secara terbuka dan transparan. Setelah seluruh proses administrasi selesai, pembangunan rumah akan segera dilaksanakan sesuai mekanisme program,” ujar Ali mewakili Plt. Kepala Dinas Perkimta Untung Budiono, saat dikonfirmasi, Jumat (24/07/2026).

Baca Juga  DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Ia menjelaskan, Kabupaten Tubaba pada BSPS Tahap I memperoleh alokasi sebanyak 200 unit rumah yang tersebar di 10 tiyuh di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Kemudian pada Tahap II, Tubaba kembali mendapatkan tambahan 231 unit rumah yang tersebar di lima kecamatan dan 16 tiyuh.

“Dengan demikian, total alokasi Program BSPS Tahun 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat mencapai 431 unit rumah,” ulasnya.

Ali mengatakan, pelaksanaan program dilakukan secara bertahap mulai dari penyiapan masyarakat, penyusunan rencana kerja, penyaluran bantuan, pembangunan rumah secara swadaya, hingga proses monitoring dan evaluasi.

Baca Juga  Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan

Dalam program tersebut, setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan stimulan sebesar Rp20 juta per unit. Dana tersebut terdiri dari Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk pembayaran upah tukang.

“Penerima manfaat juga tetap berpartisipasi melalui swadaya, baik berupa tenaga, tambahan material, maupun dukungan lainnya sesuai kemampuan masing-masing,” jelasnya.

Menurut Ali, Pemkab Tubaba juga masih menunggu informasi terkait peluang tambahan alokasi BSPS pada tahap berikutnya. Tambahan tersebut masih menunggu arahan resmi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Lampung.

Meski terus berjalan, pelaksanaan BSPS masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kesiapan swadaya sebagian calon penerima, adanya peserta yang mengundurkan diri setelah penetapan, keterbatasan toko yang mengikuti proses PTT, serta perubahan harga material bangunan.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Seluruh OPD Diminta Perkuat Koordinasi

Selain itu, waktu dimulainya pembangunan fisik belum dapat ditentukan secara serentak karena masih menyesuaikan penyelesaian administrasi, kesiapan kelompok penerima, ketersediaan bahan bangunan, serta proses pencairan bantuan di masing-masing lokasi.

“Kami memastikan pembangunan akan dilaksanakan secepat mungkin setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Targetnya seluruh pembangunan maupun peningkatan kualitas rumah BSPS Tahun 2026 dapat selesai dalam tahun anggaran berjalan,” tegasnya.

Ali menambahkan, program BSPS menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah Nasional melalui upaya pengurangan jumlah rumah tidak layak huni.

“Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pendamping lapangan, pemerintah tiyuh, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Kamis, 24 September 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Dorong Petani Lampung Kembangkan Pupuk Hayati Secara Mandiri

Kamis, 24 September 2026 - 20:52 WIB

Pemprov Lampung Tindaklanjuti Aspirasi PPRL soal Konflik Agraria

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB