Kabar baik datang dari ujung barat Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Barat resmi menyandang predikat sebagai kabupaten paling aman se-Provinsi Lampung berdasarkan hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024.
Lampung Barat (Netizenku.com): Meski berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan, Lampung Barat mampu menunjukkan eksistensinya. Selain dikenal sebagai daerah penghasil kopi robusta terbesar, wilayah ini juga menjadi contoh daerah yang aman dan tertib.
Dalam daftar IDSD 2024, Lampung Barat menempati posisi pertama dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Di bawahnya berturut-turut ada Pringsewu, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah. Sementara Lampung Utara berada di posisi paling akhir.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyambut gembira capaian tersebut. Ia menyebut, prestasi ini merupakan buah dari budaya dan kearifan lokal yang masih dijunjung tinggi masyarakat.
“Lampung Barat memang pantas dinobatkan sebagai daerah paling aman di Provinsi Lampung. Meskipun kadang ada kejadian kriminal, pelakunya sering kali bukan warga asli sini, melainkan dari luar daerah,” ujar Parosil, Kamis (18/9/2025).
Menurutnya, salah satu faktor utama yang menjaga keamanan di Lampung Barat adalah masih kuatnya nilai-nilai adat dan budaya di tengah masyarakat. Hal ini menciptakan rasa saling menghormati sekaligus tanggung jawab bersama.
“Budaya itu bisa membentuk sikap dan perilaku masyarakat terhadap keselamatan. Baik keselamatan fisik maupun keamanan informasi. Kesadaran terhadap risiko pun meningkat, sehingga mendorong sikap saling jaga,” jelasnya.
Parosil menekankan, prestasi ini jangan membuat masyarakat cepat puas. Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan tetap dijaga demi keamanan jangka panjang.
“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua warga Lampung Barat. Ini keren! Harus kita rawat dan jaga bersama,” tutupnya.
Sebagai informasi, Lampung Barat dikenal sebagai daerah yang menerapkan pembangunan berbasis keadilan, pelestarian lingkungan, dan kearifan lokal. Fondasi sosial tersebut turut memperkuat terciptanya situasi yang aman dan kondusif. (*)








