Tubaba Dukung Kemitraan Perkebunan Tebu Bersama SGC

ari

Rabu, 3 September 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendukung penuh program kemitraan perkebunan tebu yang ditawarkan Sugar Group Companies (SGC). Program ini dinilai sebagai alternatif komoditas unggulan menyusul anjloknya harga singkong yang selama ini menjadi andalan petani.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati Tubaba, Novriwan Jaya menyebut diversifikasi pertanian menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap singkong.

“Kemitraan tebu ini sangat baik. Kita tahu kondisi singkong sedang tidak baik-baik saja, maka perlu solusi diversifikasi. Mudah-mudahan dengan tebu, pendapatan dan kesejahteraan petani dapat meningkat,” ujarnya saat sosialisasi program kemitraan perkebunan tebu bersama kelompok tani dan SGC di Kampus Politeknik Tunas Garuda, Komplek Uluan Nughik Panaragan Jaya, Rabu (3/9/2025).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah menambahkan program ini sangat ditunggu masyarakat, terutama di tengah harga singkong yang tidak menentu.

“Dengan bermitra, petani mendapatkan jaminan harga, pasar, dan kepastian produk terserap. Sementara perusahaan memperoleh pasokan tebu berkualitas. Prinsipnya saling menguntungkan,” tegasnya.

Vice President SGC, Purwanti Lee menjelaskan kemitraan dilakukan dengan sistem mandiri. Petani diberi keleluasaan mengelola lahan mulai dari pengolahan tanah, penanaman, hingga panen.

“Perusahaan membeli hasil panen sesuai standar kualitas dengan harga dasar Rp715 ribu per ton tebu rendemen 7 persen pada 2025. Kadar di atas atau di bawah standar dihitung secara proporsional,” katanya.

Baca Juga  89 Sekolah di Tubaba Diusulkan Masuk Program Revitalisasi 2026

Ia menambahkan, keunggulan tebu adalah mudah dibudidayakan, tahan hama, cocok dengan iklim Lampung, serta bisa dipanen 4-5 kali dari sekali tanam dengan biaya perawatan murah.

“Lampung adalah sentra gula karena curah hujan dan penyinarannya sesuai kebutuhan tebu. Jangan sampai peluang ini terlewat,” jelasnya.

Dalam kemitraan ini, petani menyiapkan lahan dan memastikan kualitas tebu sesuai standar perusahaan, antara lain berumur 11-13 bulan, kematangan optimal, tebu segar tanpa dibakar, serta kadar puriti minimal 74 persen. Produk yang tidak memenuhi syarat bisa dipotong harga bahkan ditolak.

“Program kemitraan berlangsung selama 10 tahun atau 10 kali giling, bahkan bisa lebih, tergantung kesanggupan mitra. Lahan yang digunakan harus jelas status kepemilikannya, baik milik sendiri maupun sewa, serta bebas sengketa. Musim tanam dianjurkan dimulai September-November agar rendemen tidak jatuh,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Percepat Pemenuhan Dokumen MCSP KPK, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan

Pemkab Tubaba menegaskan siap memfasilitasi petani yang berminat bergabung dalam kemitraan ini.

“Mari manfaatkan kesempatan ini. Tebu bisa menjadi solusi nyata untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat kita,” pungkas Bupati.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Waka I DPRD Tubaba Ponco Nugroho, Bupati Tubaba 2014-2022 Umar Ahmad, Plt. Asisten I Untung Budiono, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sarwo Hadi, beberapa kepalo tiyuh, pengusaha tebu, kelompok tani, serta masyarakat. (*)

Berita Terkait

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri
Prilian Tiwi Masuk 15 Penulis Cerita Rakyat Lampung Lewat “Rahasia Las Sengok”
Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN
Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK
Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT
Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program
HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih
Busroni Kawal Aspirasi Warga Gading Kencana soal Jalan dan Listrik

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:07 WIB

Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:36 WIB

Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:53 WIB

DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:00 WIB

Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Berita Terbaru

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB