ASN Bappeda Lambar Menghilang, Sekda Minta Seluruh ASN Bantu Mencari

iwan

Jumat, 8 Agustus 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Barat, Nukman, mengaku prihatin atas kabar hilangnya Muhammad Nazir (45), Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.

Lampung Barat (Netizenku.com): Nazir dilaporkan belum kembali ke rumah sejak berpamitan kepada istrinya, Neli Kusuma, pada Minggu 4 Agustus 2025 sekira pukul 10.23 WIB. Saat itu, ia mengatakan akan pergi ke Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, bersama rekannya bernama Wahyu. Namun hingga kini, ia belum kembali dan tidak dapat dihubungi.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

“Saya ikut prihatin. Walaupun keluarga belum menyampaikan langsung kepada saya, saya minta seluruh ASN Lampung Barat mencari informasi terkait peristiwa ini,” kata Nukman, Jumat (8/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap, jika ada rekan kerja, teman dekat, atau kerabat yang pernah mendapat cerita atau informasi pribadi dari Nazir sebelum menghilang, agar segera menyampaikannya kepada pimpinan atau keluarga yang dapat dipercaya.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

“Siapa tahu ada cerita yang bisa membantu mengungkap peristiwa ini. Semua kemungkinan bisa saja terjadi,” ujarnya.

Laporan orang hilang atas nama Muhammad Nazir telah dibuat oleh istrinya pada Kamis 7 Agustus 2025 dengan nomor B/01/VIII/2025/SPKT/POLRES LAMPUNG BARAT/POLDA LAMPUNG. Dalam laporannya, Neli mengaku sempat menghubungi Wahyu untuk memastikan keberadaan suaminya, namun yang bersangkutan mengaku tidak pernah bersama Nazir sejak hari pamitan tersebut.

Pria kelahiran Tanjung Agung, 5 Juni 1980, itu memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 170 cm, rambut lurus pendek tipis, mata hitam, kulit sawo matang, dan beralamat di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Polres Lampung Barat mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Nazir untuk segera menghubungi pihak keluarga atau kepolisian melalui nomor darurat 110 atau (0728) 21148. Kehilangan ini membuat keluarga sangat khawatir, mengingat Nazir dikenal sebagai sosok disiplin dan jarang bepergian tanpa kabar. (*)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB