Diduga Teroris, Dua Pria Sukoharjo Diamankan

Redaksi

Minggu, 3 Juni 2018 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Tim Densus 88 antiteror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris di Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, pada Minggu (3/6).

Kepala Pekon Waringinsari Barat,
Woto Siswoyo mengatakan sekitar pukul 9.15 WIB dirinya dihubungi Babinkamtibmas untuk menyaksikan jalannya penggeledahan oleh petugas di kediaman terduga US (43),

Ia mengungkapkan jika dirinya melihat sekitar enam orang petugas menggunakan masker melakukan penggeledahan dan membawa bungkusan plastik besar dari dalam rumah US yang langsung dibawa ke mobil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

Mengenai kedua warganya yang diduga teroris, Woto Siswoyo mengakui jika kedua warganya yang ditangkap itu sejak lima tahun telihat ada perubahan pada tingkah lakunya. Selain tertutup, juga tidak pernah terlihat pada acara-acara pengajian umum dan jarang berinteraksi dengan warga lainnya.

Bahkan tidak pernah mengindahkan imbuan atau intruksi dari pemerintah seperti mengikuti pemilu dan pileg serta agenda lainnya. \”Mereka dan keluarganya sudah beberapa tahun di setiap ajang 17 Agustus serta kegiatan kenegaraan lainnya tidak pernah mau pasang bendera merah putih,\” ungkapnya.

Baca Juga  Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Pihak aparat pun pernah memanggil terduga LM ke balai pekon untuk meminta keterangan terkait tidak maunya memasang bendera merah putih. \”Akhirnya mereka membuat peryataan di atas materai yang isinya setia kepada NKRI di hadapan Uspika Sukoharjo dan tokoh masyarakat,\” imbuh Woto Siswoyo.

Berdasarkan pantauan, suasana di dua rumah kediaman diduga teroris beribisial US (43) warga Dusun 6, Pekon Waringinsari Barat, status duda dan pekerjaan penjual obat tradisional dan IM (42) Dusun 3, Pekon Waringinsari Barat, sebagai penjual keripik dan kelanting, mempunyai istri dan tiga anak, hingga pukul 15.00 Wib sudah tidak ada kerumuman warga yang mendekat.

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Terlihat sejumlah petugas yang mengenakan rompi hitam melakukan pangamanan. Bahkan petugas menghimbau kepada warga agar jangan terlalu dekat dilokasi kedua rumah diduga teroris yang sudah dipasang Polis line, karena masih dalam pengembangan.

Sedang tetangga tersangka siang itu juga kembali beraktifitas seperti semula. Tetapi mereka tidak ada yang berani komentar tentang latar belakang kedua tersangka itu. \”Saya gak ngerti mas, tanya aja sama tetangga yang lain,\” ujar tetangga tersangka LM. (Darma)

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru