Fraksi Amanat Demokrat (F ADEM) DPRD Lampung Barat menekankan pentingnya peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Lampung Barat (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan melalui pendapat akhir fraksi yang dibacakan Bambang Kusmanto dalam rapat paripurna DPRD Lampung Barat terkait RPJMD 2025–2029, Senin (7/7/2025).
“Setelah mencermati dokumen RPJMD Kabupaten Lampung Barat 2025–2029, kami berkeyakinan bahwa dokumen ini telah disusun dengan landasan kajian dan pengolahan data yang komprehensif serta sistematis,” ujar Bambang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai, hal itu terlihat dari penjabaran visi dan misi yang jelas serta program unggulan Sat Ananda Sakti yang terstruktur dan berorientasi pada pencapaian tujuan pembangunan daerah.
Untuk mendukung visi “Lampung Barat Hebat dan Setia Menuju Indonesia Emas 2045”, Fraksi ADEM menyampaikan sejumlah catatan penting. Pertama, optimalisasi penempatan SDM. Kedua, pelaksanaan evaluasi kinerja secara berkala dan terstruktur, termasuk penyampaian laporan pertanggungjawaban langsung dari Kepala OPD guna meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kualitas kinerja pemerintahan.
Selanjutnya, Fraksi ADEM mendorong agar seluruh jajaran pelaksana teknis hingga Kepala OPD memiliki pemahaman yang mendalam serta mampu mengimplementasikan tugas pokok dan fungsi masing-masing sesuai perencanaan strategis dalam dokumen RPJMD.
Terakhir, Ketua PDD NasDem Lampung Barat tersebut juga menekankan pentingnya sistem reward and punishment berbasis capaian kinerja aparatur sesuai indikator dalam RPJMD, demi meningkatkan motivasi, kinerja organisasi, dan akuntabilitas pemerintahan.
“RPJMD akan berjalan optimal apabila Kepala OPD dipilih dari orang-orang yang tepat, dilakukan evaluasi berkala langsung oleh bupati, diberikan penghargaan bagi yang berprestasi, serta sanksi bagi yang gagal, tentunya dengan dukungan anggaran yang memadai,” tutupnya. (*)








