PAD Pesawaran Stagnan, DPRD Bakal Bentuk Pansus

Suryani

Selasa, 24 Juni 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesawaran menjadi sorotan publik. Sejumlah kejanggalan terungkap, bahkan diduga terjadi kebocoran anggaran dalam pengelolaan PAD tersebut.

Pesawaran (Netizenku.com): Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), Saprudin Tanjung, mengungkapkan berdasarkan data Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati serta Peraturan Bupati (Perbup) mengenai PAD dan realisasinya, tidak terlihat adanya peningkatan signifikan sejak 2023 hingga 2024.

“Kami mendalami data resmi dari LKPJ dan Perbup, hasilnya mengecewakan. Tidak ada peningkatan, justru stagnan. Bahkan dari beberapa sektor kami menduga ada penyelewengan. Temuan ini juga diperkuat oleh sikap DPRD yang akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mendorong peningkatan PAD pada tahun 2025,” ujar Tanjung.

Baca Juga  Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengapresiasi langkah DPRD tersebut, namun mengingatkan agar evaluasi terhadap realisasi PAD di tahun-tahun sebelumnya juga menjadi perhatian. Tanjung turut menyoroti temuan di sektor retribusi parkir, khususnya di Pasar Kedondong.

“Hasil retribusi parkir di Pasar Kedondong luar biasa besar. Tapi pertanyaannya, ke mana uang itu disalurkan? Ini yang sedang kami telusuri lebih lanjut,” tegasnya.

Tanjung juga menyinggung keberadaan sebuah hotel mewah di pesisir pantai Kabupaten Pesawaran yang telah dibangun sejak 2021 dan mulai beroperasi pada Juli 2024. Menurutnya, meskipun telah beroperasi, hotel tersebut belum memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.

Baca Juga  PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan

Lebih jauh, ia mengkritik Pemkab Pesawaran yang dinilai justru mengalihkan isu dengan menggencarkan program budidaya ikan air tawar sebagai solusi peningkatan PAD.

“Lucu saja, program seperti itu digadang-gadang mampu mendongkrak PAD. Pertanyaannya, mana hasilnya?” sindir Tanjung.

Senada dengan Tanjung, Ketua Forum Komunikasi Anak Lampung (FOKAL), Abzari Jahroni, juga melontarkan kritik tajam. Ia menyebut target PAD tahun 2023 yang ditetapkan sebesar Rp165 miliar hanya terealisasi Rp88 miliar. Sementara pada 2024, target malah menurun menjadi Rp154 miliar, dengan realisasi hanya Rp88,4 miliar.

“Yang lebih janggal, retribusi parkir se-Kabupaten Pesawaran dalam satu tahun hanya tercatat sebesar Rp229 juta. Ini patut dipertanyakan secara serius,” kata Roni.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Ia menilai pola penyusunan target dan capaian PAD dari tahun ke tahun cenderung stagnan dan tidak mencerminkan upaya perbaikan.

“Ini seperti template. Copy-paste saja. Kami meyakini masyarakat dan pelaku usaha sudah menjalankan kewajiban pajaknya. Artinya, ada dugaan kuat permainan di dalam tubuh Pemda itu sendiri,” tambahnya.

Roni menegaskan akan terus mengawal persoalan ini. Jika DPRD tidak mampu menyelesaikannya secara tuntas, pihaknya siap membawa dugaan penyelewengan PAD ini ke jalur hukum.

“Kami menduga ada niat buruk dalam tata kelola keuangan daerah, khususnya terkait sumber PAD. Jika perlu, jalur hukum akan kami tempuh,” pungkasnya. (Soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru