Wahai Netizen Bandarlampung, Ratusan Mantan Guru Butuh “Jempol” Kalian!

Hendri Setiadi

Minggu, 20 April 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Pemkot Bandarlampung, anggota dewan terhormat dan media massa tak lagi bisa diharapkan, sisa harapan tinggal tertuju pada the power of netizen yang maha guyub untuk menolong nasib para pensiunan guru PNS yang duitnya dibekap Koperasi Betik Gawi.

(Netizenku.com): Mestinya halal bihalal yang digelar para mantan pendidik pada Sabtu (19/4/2025) itu bisa berlangsung ceria. Penuh suka cita. Diwarnai romantika. Saling lepas kangen sesama mantan rekan kerja.

Mungkin gambaran demikian sempat terlihat di acara itu. Tapi bisa dipastikan hanya sekejap. Sebab selanjutnya para pensiunan yang mayoritas kaum emak-emak ini, pikirannya kembali tersedot pada pusaran persoalan yang melilit mereka. Perkara yang sudah bertahun-tahun tidak juga teruraikan, menyangkut duit tabungan pensiunan di Koperasi Betik Gawi yang tidak juga jelas juntrungannya hingga sekarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal duit mereka yang nyangkut di koperasi itu tidak sedikit. Angkanya Rp2 miliar lebih. Duit itu merupakan akumulasi dari tabungan mereka yang dipotong dari gaji setiap bulan selama berkarir sebagai ASN. Janji koperasi dana tabungan akan dicairkan bila yang bersangkutan telah pensiun. Tapi apa lacur. Janji tinggal janji. Hampir mirip janji palsu anggota legislator, Koperasi Betik Gawi juga mangkir janji.

Baca Juga  ASN Lampung Barat di Persimpangan 2026

Karena dianggap memiliki kemiripan perilaku, tidak heran kalau ratusan pensiunan guru “amit-amit” untuk minta bantuan dari wakilnya yang ada di gedung dewan. Sebab, perkara yang sudah bergulir lama dan berlangsung di depan mata, tetap tidak sanggup menggugah nurani para wakil rakyat yang sering disebut (atau malah minta dianggap) “terhormat” itu.

Pun demikian dengan Pemkot Bandarlampung. Bagaimana mungkin Walikota Eva Dwiana tidak tahu perkara ini (atau boleh jadi tahu tapi bersikap tidak mau tahu). Padahal para pensiunan guru itu sebelumnya juga adalah “anak buah” dirinya.

Kok, sampai hati tutup mata sekian lama dan tak menuntaskannya, terlebih Pemkot Bandarlampung merupakan pembina Koperasi Betik Gawi. Sebenarnya bukan perkara sulit buat dia bila memang berkenan turun tangan membantu. Tapi, kiranya Beliau tak berkenan. Buktinya para pensiunan itu masih gigit jari sampai sekarang.

Baca Juga  Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Harapan masih tersisa pada kepedulian insan pers. Memang, sudah ada beberapa media yang tetap setia mengawal para pensiunan guru itu melalui pemberitaan. Tapi jumlah media yang menunjukkan keberpihakannya terhadap kepentingan publik masih terbilang sedikit, dibanding jumlah media (online) yang ada, misalnya.

Dalam pemberitaan pun, tidak pernah ada yang memuat hasil konfirmasi kepada walikota untuk mempertanyakan warna sikapnya. Bukan karena wartawan tidak punya akses ke Bunda Eva. Buktinya saban hari mereka rajin dan patuh memberitakan aktivitas walikota.

Lantas apa kendalanya? Boleh jadi para wartawan yang kerap berada di sekeliling walikota sungkan. Mereka tidak mau merusak suasana hati Bunda Eva dengan pertanyaan-pertanyaan “berat” semacam itu.

Baca Juga  "GoodB(a)y" Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Adalah lebih penting untuk menjaga perasaan junjungan, eh walikota, dan jangan sampai membikin yang bersangkutan meradang, kendati ada ratusan pensiunan sedang terzalimi.

Kini, harapan tersisa tinggal digantungkan kepada para netizen pemilik media sosial. Para warganet yang kerap dianggap nyinyir tapi juga masih punya hati nurani. Para netizen yang suka disebut “maha benar” tetapi sesungguhnya memang kerap tampil menjadi hero pada banyak perkara besar. Para buzzer no Rp yang bertindak tulus tanpa harap pamrih.

Di era “No viral, no justice” seperti saat ini, harapan memang pantas di alamatkan pada mereka. Setelah elemen-elemen yang mestinya tampil paling depan membereskan problem yang telah membikin pusing ratusan pensiunan guru itu terbukti tidak peduli.

Wahai para netizen, kini saatnya mainkan jempol Anda di medsos untuk memviralkan nasib tabungan para pensiunan yang keberadaannya entah dimana.(*)

Berita Terkait

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
ASN Lampung Barat di Persimpangan 2026
Lampung Barat: Ketika Amanah Dijadikan Pekerjaan Paruh Waktu
Tujuh Pejabat Baru, Ujian Sesungguhnya Baru Dimulai
Amanah di Singgasana, Bukan Sekadar Pencitraan
Kunker ke Lampung Barat, Gubernur Bawa Dua Janji Manis

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Senin, 2 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pemkab Pringsewu Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026 di Bogor

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:46 WIB

SPBU Pertama di Jalur Pringsewu–Bandara Radin Inten II Resmi Beroperasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:44 WIB

Guru SD Terlibat Jaringan Sabu, Kapolres Pringsewu: Ancaman Sosial Serius

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:21 WIB

Riyanto Pamungkas: Kebudayaan Fondasi Pembangunan Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB