NTP Lampung 2024 Masih Tinggi di Tengah Trend Penurunan September-November

Ilwadi Perkasa

Selasa, 3 Desember 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Secara nasional, NTP Lampung masih lebih baik. NTP nasional pada November 2024 tercatat sebesar 121,29 atau naik 0,49 persen dibanding NTP bulan sebelumnya

Secara nasional, NTP Lampung masih lebih baik. NTP nasional pada November 2024 tercatat sebesar 121,29 atau naik 0,49 persen dibanding NTP bulan sebelumnya

Bandarlampung (Nitezenku.com): Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung pada November 2024 relatif masih tinggi, yakni 26 poin lebih di atas titik impas (100). Namun pemerintah perlu mengambil langkah antisipasi supaya trend penurunan NTP tidak berlanjut hingga akhir tahun.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan NTP Lampung pada November 2024 turun 1,43 persen dibandingkan NTP Oktober yaitu dari 128,47 menjadi 126,64. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya indeks harga yang diterima petani sebesar
1,03 persen dan naiknya indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,41 persen.

Baca Juga  DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Bila dibandingkan dengan NTP September 2024 sebesar 129,58, maka NTP Lampung telah mengalami dua kali penurunan beruntun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, NTP September sempat naik 1,54 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Peningkatan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 1,33 persen dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang turun sebesar 0,21 persen.

Baca Juga  Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Berikutnya NTP Oktober 2024 tercatat sebesar 128,47 atau turun 0,85 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang diterima Petani (It) mengalami penurunan sebesar 0,84 persen dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang naik sebesar 0,02 persen.

Bila kondisi ini terus terjadi, maka berpotensi menekan daya beli petani, meski secara umum NTP masih terjaga 26 poin di atas titik impas.

Penurunan NTP November 2024 dipengaruhi oleh turunnya NTP di beberapa subsektor pertanian yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 3,41 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,64 persen, dan subsektor perikanan tangkap sebesar 0,13 persen.

Baca Juga  PKB Lampung Resmi Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2026–2030

Sementara itu, NTP yang mengalami peningkatan yaitu subsektor tanaman hortikultura sebesar 1,83 persen, subsektor peternakan sebesar 0,12 persen, dan subsektor perikanan budidaya sebesar 0,69 persen.

Secara nasional, NTP Lampung masih lebih baik. NTP nasional pada November 2024 tercatat sebesar 121,29 atau naik 0,49 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.(iwa)

 

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perbaiki Lampu Jalan untuk Kelancaran Mudik
DPRD Lampung Dukung Pengungkapan Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Pemprov Lampung Terbitkan SE Larangan Randis untuk Mudik dan Pengendalian Gratifikasi
Munir Gelar Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim di Lampung Tengah
Kwarda Lampung Buka Puasa Bersama 50 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial
DPRD Lampung Minta Aktor Utama Tambang Emas Ilegal Way Kanan Diusut
Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan
Wakil Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Way Kanan 2027

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru