Mantap! Inflasi November 2024 di Lampung Turun Lagi

Ilwadi Perkasa

Senin, 2 Desember 2024 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terus menurunnya tingkat inflasi membuktikan bahwa Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten/kota di Lampung berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.

Bandarlampung (Netizenku.com): Inflasi year on year (yoy) di empat kabupaten kota di Lampung pada November 2024 turun hingga berhasil menekan tingkat inflasi provinsi sebesar 1,50 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,92.

Ini adalah penurunan beruntun selama delapan bulan sejak Maret 2024 yang ketika itu mencapai 3,45 persen.

Kabar baiknya, tingkat inflasi Lampung sebesar 1,50 persen tersebut di bawah tingkat inflasi tahunan nasional sebesar 1,55 persen dengan IHK 106,33.

Baca Juga  Lebaran di Ranau, Saat Empat Kampung Menemukan Makna Kebersamaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bila diamati secara historis, persentase penurunan tingkat inflasi yoy di Lampung pada Oktober-November 2024 merupakan paling tinggi, di mana pada Oktober lalu tercatat sebesar 1,94 persen.

Kendati demikian, perlu perhatian serius untuk terus menekan laju inflasi di Kabupaten Mesuji yang masih di atas 2 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan inflasi pada November 2024 tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 2,47 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,55.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu sigaret kretek mesin (skm) sebesar 0,77 persen; bawang merah sebesar 0,52 persen; emas perhiasan sebesar 0,41 persen; bawang putih sebesar 0,33 persen; dan sekolah menengah atas sebesar 0,32 persen.

Baca Juga  Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Dampingi Kapolri Tinjau Arus Balik Bakauheni

Sementara itu, inflasi yoy terendah terjadi di Kota Metro yaitu sebesar 1,09 persen, dengan IHK sebesar 105,94. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi yaitu sigaret kretek mesin (skm) sebesar 0,31 persen; emas perhiasan sebesar 0,26 persen; ayam hidup sebesar 0,23 persen; beras sebesar 0,13 persen; dan jeruk sebesar 0,12 persen.

Sedangkan secara month to month (mtm) inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Lampung Timur yaitu sebesar 0,94 persen, dengan IHK sebesar 109,80. Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi mtm, yaitu bawang merah sebesar 0,64 persen; tomat sebesar 0,20 persen; daging ayam ras sebesar 0,11 persen; jeruk sebesar 0,11 persen; dan bawang putih sebesar 0,05 persen.

Baca Juga  Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien

Sebaliknya, deflasi mtm terdalam terjadi di Kabupaten Mesuji yaitu sebesar 0,13 persen. Komoditas yang dominan dalam memberikan andil deflasi m-to-m yaitu beras sebesar 0,10 persen; cabai rawit sebesar 0,09 persen; bawang putih sebesar 0,06 persen; kopi bubuk sebesar 0,06 persen; dan terong sebesar 0,04 persen.(iwa)

 

 

Berita Terkait

Wagub Jihan Targetkan Lampung Jadi Pilot Project Eliminasi TBC Nasional
Wagub Lampung Pacu Proyek Sekolah Rakyat Kota Baru Selesai Juni 2026
Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!
Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027
Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare di Kota Baru demi Bangun Balai Diklat Industri
Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Sekda Lampung Marindo Kurniawan Motivasi Lulusan Teknik Unila Hadapi Bonus Demografi dan Tantangan Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:54 WIB

Wagub Jihan Targetkan Lampung Jadi Pilot Project Eliminasi TBC Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 22:47 WIB

Wagub Lampung Pacu Proyek Sekolah Rakyat Kota Baru Selesai Juni 2026

Jumat, 24 April 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!

Jumat, 24 April 2026 - 18:56 WIB

Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027

Jumat, 24 April 2026 - 15:56 WIB

Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Jumat, 24 April 2026 - 11:16 WIB

Sekda Lampung Marindo Kurniawan Motivasi Lulusan Teknik Unila Hadapi Bonus Demografi dan Tantangan Masa Depan

Jumat, 24 April 2026 - 09:12 WIB

Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Lampung, Gubernur Lampung Dorong Industri, UMKM, dan Pariwisata

Berita Terbaru

Standar kesehatan program Makan Bergizi Gratis Bandar Lampung.(ilustrasi: Netizenku)

Bandarlampung

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:40 WIB