Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan III 2024 Tetap Baik

Leni Marlina

Rabu, 6 November 2024 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III 2024 menunjukkan kinerja yang positif dengan tumbuh 4,81% (yoy), relatif stabil jika dibandingkan dengan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,80% (yoy).

Secara nominal, perekonomian Lampung pada triwulan III 2024 berdasarkan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK 2010) masing-masing tercatat sebesar Rp125,58 triliun dan Rp72,90 triliun.

Tetap kuatnya kinerja perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III 2024 didukung oleh peningkatan kinerja konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah di tengah melambatnya kinerja investasi dan ekspor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsumsi rumah tangga merupakan penopang utama kinerja perekonomian Lampung dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,95%(yoy), meningkat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,69% (yoy)seiring daya beli yang tetap terjaga.

Adapun kinerja konsumsi pemerintah tercatat tumbuh2,81% (yoy), meningkat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 2,39%(yoy) sejalan dengan realisasi penyaluran bantuan sosial dan peningkatan belanja hibah dalam rangka persiapan Pilkada.

Baca Juga  GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

Sementara itu, kinerja investasi tercatat tumbuh positif sebesar 1,30% (yoy), meski melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 30% (yoy) dipengaruhi oleh penurunan kinerja investasi bangunan sejalan dengan melambatnya kinerja LU Konstruksi.

Kinerja perekonomian Provinsi Lampung yang lebih tinggi pada triwulan III 2024 tertahan oleh melambatnya kinerja sektor eksternal.
Kinerja net ekspor pada triwulan III 2024 tercatat terkontraksi sebesar 42,41% (yoy) disebabkan oleh penurunan kinerja ekspor antar daerah ditengah baiknya kinerja ekspor luar negeri.

Kinerja ekspor luar negeri non migas Provinsi Lampung pada triwulan III 2024 tercatat tumbuh 25,52% (yoy), lebih tinggi dibandingkan kinerja triwulan sebelumnya yang tumbuh 10,67% (yoy), terutama didorong oleh meningkatnya permintaan kopi robusta dan batubara global.

Lebih lanjut, kinerja impor luar negeri juga menunjukkan perlambatan dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,60%(yoy), lebih rendah dibandingkan kinerja triwulan sebelumnya yang tumbuh 31,64% (yoy)seiring penurunan realisasi impor gula rafinasi.

Dari sisi lapangan usaha, peningkatan kinerja LU Industri Pengolahan dan LU Perdagangan Besar dan Eceran (PBE) menjadi penopang utama kinerja perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III 2024.
Kinerja LU Industri Pengolahan tercatat tumbuh 54% (yoy), meningkat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,79%(yoy).

Baca Juga  HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kinerja industri makanan dan minuman seiring tetap tingginya permintaan domestik dan ekspor, termasuk untuk produk pakan ternak dan olahan dari buah.

Adapun kinerja LU PBE tercatat tumbuh 7,87% (yoy), meningkat jika dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,36% (yoy).
Kinerja LU PBE salah satunya turut didorong oleh peningkatannya penjualan kendaraan bermotor seiring kenaikan pendapatan sebagian petani, terutama di sub sektor perkebunan.

Lebih lanjut, kinerja LU utama lainnya, yaitu LU Transportasi dan Pergudangan dan LU Konstruksi tercatat tetap tumbuh positif meski mengalami perlambatan.

Kinerja perekonomian Provinsi Lampung yang lebih tinggi dari sisi lapangan usaha
tertahan oleh perlambatan kinerja LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan. Pada triwulan III 2024, kinerja LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan mengalami kontraksi sebesar 1,14%(yoy), melambat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 0,14% (yoy).

Baca Juga  Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri

Perkembangan tersebut terutama didorong oleh penurunan produksi tanaman pangan,terutama padi pasca berakhirnya musim panen.

Bank Indonesia memandang bahwa membaiknya kinerja perekonomian Provinsi Lampung akan terus berlanjut ditengah keberlanjutan pemerintahan yang baru, meski dibayangi risiko sektor eksternal yang masih perlu diwaspadai.

Selanjutnya, dalam rangka menjaga prospek pertumbuhan ke depan yang lebih baik. Beberapa hal yang perlu dilakukan diantaranya pertama, meningkatkan produktivitas sisi hulu dan nilai tambah sisi hilir di sektor pertanian melalui penguatan hilirisasi berbasis tanaman pangan dan komoditas unggulan yang berkelanjutan. Kedua, eksplorasi sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui optimalisasi potensi pariwisata.

Ketiga, penguatan net ekspor melalui diversifikasi produk setengah jadi dan jadi, peningkatan daya saing komoditas unggulan, serta mendorong ekspor produk-produk usaha kecil dan menengah ke pasar ekspor. (Siaran Pers Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Deputi Kepala Perwakilan Achmad P Subarkah). (Leni)

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB