Sempat Pimpin Klasemen, Hari Ini Lampung di Posisi 3 PON XXI Sumut-Aceh

Leni Marlina

Kamis, 5 September 2024 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan (Netizenku.com): Setelah sempat memimpin kelasemen sementara, hari ini posisi Lampung pada PON XXI 2024 Sumut-Aceh, turun di posisi ketiga, dengan 7 medali emas, 5 medali perak dan 2 medali perunggu, dibawah kontingan Jawa Barat dan Jawa Timur.

Kabid Humas KONI Lampung, Supriyadi Alifian, mengatakan, hari ini Lampung baru memperoleh satu medali perunggu, yang dipersembahkan Harjianto yang turun pada cabang olahraga Angkat Besi kelas 68 kilogram, sementara emas dan perak digondol DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

“Lifter putra Lampung Hajrianto yang turun pada kelas 68 kilogram, harus puas dengan medali perunggu, sementara pesaing terberatnya, merupakan atlet nasional senior asal Lampung yang pada PON kali ini membela Jawa Timur meraih medali emas,” kata Bang Yadi, sapaan akrab Supriyadi Alfian, Kamis (5/9/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan hasil tersebut, kata Bang Yadi, posisi Lampung yang sempat memimpin klasemen sementara, harus rela turun dua peringkat, karena di geser Jawa Barat sebagai pemimpin klasemen sementara, sementara Jawa Timur ada di posisi runner up.

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

“Jawa Barat telah mengumpulkan 25 medali, dengan rincian 9 medali emas, 5 medali perak dan 11 medali perunggu, Jawa Timur telah mengumpulkan 19 medali, masing-masing, 8 medali emas, 4 medali perak dan 7 medali perunggu, sedangkan Lampung pada posisi 3, dengan total medali 14, dengan 7 emas, 5 perak dan 2 perunggu,” jelasnya.

Mudah-mudahan hari berikutnya kata Bang Yadi, Lampung akan terus mengumpulkan pundi-pundi emas, karena beberapa cabang olahraga unggulan Lampung, yang diproyeksikan meraih emas belum memulai pertandingan.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Lampung, agar atlet-atlet terbaik Lampung akan mempersembahkan yang terbaik, dan kita tetap optimis target 35 medali emas serta bertengger di posisi 7 klasemen akhir  akan tercapai, apalagi sebagian besar cabang olahraga unggulan kita belum turun bertanding,” tandasnya. (Iwan)

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru