Sejumlah Aparat Desa Pesawaran Keluhkan Gaji yang Belum Dibayar

Leni Marlina

Rabu, 24 Juli 2024 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Perencanaan, Keuangan dan Aset Desa PMD Pesawaran, Eko. (Soheh/NK)

Kepala Bidang Perencanaan, Keuangan dan Aset Desa PMD Pesawaran, Eko. (Soheh/NK)

Pesawaran (Netizenku.com): Sejumlah aparat desa di Kabupaten Pesawaran mengeluh, lantaran hingga saat ini gaji mereka yang dianggarkan dari dana Siltap yang ditunggu-tunggu belum juga dibayarkan oleh pemerintah setempat.

Selain gaji empat bulan yang belum diterima untuk empat bulan di tahun 2024 pada dua bulan di November-Desember di tahun sebelumnya juga belum dibayarkan.

“Gaji kami di tahun ini baru dibayar dua bulan di bulan Januari dan Februari sedangkan untuk Maret sampai Juni belum dibayar. Kami juga nggak tahu kapan dibayarnya,” keluh salah satu Sekdes di Kecamatan Gedongtataan.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka dari itu pihaknya membantah jika ada kabar bahwa gaji mereka ini sudah terbayarkan selama enam bulan di tahun ini.

“Informasi bohong itu kalau gaji kami sudah dibayar selama 6 bulan. Enak mas kalau gaji sudah dibayar kami bisa bayar hutang, karena selama gaji kami belum dibayar kami makan dari ngutang dulu di warung, dan untungnya mereka pemilik warung percaya,” ucapnya kesal.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Sementara itu, beda dengan yang dikatakan pihak PMD Kabupaten Pesawaran, mereka para aparatur desa sudah dibayarkan gajinya selama enam bulan di tahun ini.

“Kalau Siltap sudah kami bayarkan selam 6 bulan di tahun ini, bahkan saat ini untuk yang bulan selanjutnya sudah kami proses pengajuannya,” aku Eko Kepala Bidang Perencanaan, Keuangan dan Aset Desa PMD Pesawaran.

Sedangkan mengenai masih ada pembayaran yang belum direalisasikan di bulan November, Desember, diakuinya pihak PMD berdalih hal itu terjadi lantaran adanya pemotongan anggaran saat terjadinya Covid-19, sehingga harus terhutang sampai dua bulan pembayaran Siltap.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Diawali saat terjadinya Covid-19 dua tahun lalu, sehingga sampai saat ini harus menutupi dua bulan Siltap berjumlah Rp12 miliar, yang terhutang saat itu, atas pemotongan anggaran, tapi PMD dalam hal ini tetap mengajukan anggaran untuk hak aparatur desa yang tertunda, namun kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang devisit, sehingga realisasinya diundur lagi,” ungkapnya. (Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 16:03 WIB

Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru