TPID Lampung Laksanakan Arahan Presiden RI Dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2024

Leni Marlina

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Lentera SL): Bank Indonesia terus berkoordinasi dengan Pemerintah untuk mengendalikan inflasi di berbagai daerah dalam sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID). Presiden Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. Joko Widodo,mengapresiasi kinerja TPIP dan TPID atas terjaganya inflasi Indonesia hingga Mei 2024.

“Inflasi kita pada Mei 2024 terjaga stabil pada 2,84% (yoy), memberikan angin segar kepada masyarakat di tengah perekonomian Indonesia yang tumbuh 5,11% (yoy) pada triwulan I 2024” disampaikan oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo, dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2024 di Istana Negara (14/06).
Dalam rangka memperkuat pengendalian inflasi, Presiden RI juga menuntut penguatan inovasi untuk menghadapi risiko inflasi ke depan. “Gangguan produksi dan pasokan akibat cuaca, serta rantai pasok yang belum efisien masih menjadi tantangan dalam pengendalian inflasi. Seluruh TPID harus beradaptasi dengan tantangan, lakukan riset inovatif untuk potensi unggulan, kemudian replikasi untuk daerah-daerah lain yang juga potensial,“ ujar Presiden, Joko Widodo.

Baca Juga  Wamenkop Tinjau Tes Manajer KDKMP di Lampung

Dengan sinergi yang begitu kuat, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, meyakini inflasi Indonesia hingga akhir tahun 2024 tetap terjaga pada kisaran 2,5±1%. Optimisme tersebut tentunya didukung dengan pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan langkah-langkah konkrit yang dikomandoi Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto, sebagai Ketua TPIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti arahan Presiden RI, Pemerintah Provinsi Lampung tengah melaksanakan inovasi pengendalian inflasi di sisi hulu dan hilir.

“Menyimak arahan Bapak Presiden RI, kita telah berada di jalur yang tepat. Saat ini, kita sedang melaksanakan beberapa inovasi seperti digital farming, optimalisasi BUMD Pangan sebagai distribution hub, serta digitalisasi data dan informasi. Terima kasih kepada Bank Indonesia Provinsi Lampung atas advisory dan sinergi dalam pelaksanaan inovasi ini,” ujar Inspektur Provinsi Lampung, Ir. Fredy, dalam sambutannya mewakili Plh. Gubernur Provinsi Lampung ketika menghadiri kegiatan Rakornas Pengendalian Inflasi 2024 secara daring di KPw BI Provinsi Lampung (14/6/2024).

Baca Juga  Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%

Bank Indonesia Provinsi Lampung memprakirakan inflasi Provinsi Lampung tahun 2024 lebih rendah dan stabil dibandingkan tahun 2023.

“Inflasi Provinsi Lampung sampai dengan Mei 2024 tercatat 3,09% (yoy), berangsur menurun dari realisasi tahun 2023 yang sebesar 3,47% (yoy), dan akan terus terjaga pada kisaran 2,5±1% hingga akhir tahun 2024,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, dalam paparannya.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Menurut Junanto, sinergi dan inovasi pelaksanaan GNPIP tahun 2024 yang semakin baik akan mendukung capaian inflasi tahun 2024 yang lebih rendah dan stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penguatan sinergi dan inovasi tahun ini terbukti berhasil menjaga stabilitas harga, inflasi year-to-date kita masih terjaga pada 0,64% (ytd) pada Mei 2024, merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir,” lanjutnya.

Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2024 yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Juni 2024 merupakan forum strategis yang menjadi wadah bagi para pemimpin dan pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah dalam menjaga stabilitas inflasi di Indonesia. Sinergi dan inovasi pengendalian inflasi terus diperkuat untuk mendukung tercapainya sasaran inflasi nasional, melanjutkan upaya penanganan isu struktural dalam membangun ketahanan pangan nasional, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (Rls)

Berita Terkait

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung
Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung
SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia
Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda
Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung
Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat
Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN
Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB