Lemhanas RI: Ketahanan Pangan, Energi, dan Air Harus Jadi Prioritas Pemerintah Daerah

Luki Pratama

Rabu, 15 Mei 2024 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Kewaspadaan Nasional Lemhanas, ketika diwawancarai awak media. Foto: Luki.

Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Kewaspadaan Nasional Lemhanas, ketika diwawancarai awak media. Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Kewaspadaan Nasional Lemhannas RI, Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, menekankan pentingnya perhatian terhadap ketahanan pangan, energi, dan air oleh pemerintah daerah.

Ipung menyatakan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Gejolak yang terjadi di daerah dapat menimbulkan situasi kerawanan nasional. Oleh sebab itu, pertimbangan dan kajian mengenai hal ini harus terus dilakukan dan diperhatikan agar situasi keadaan nasional dapat tetap terkendali,” ujarnya ketika diwawancarai, Rabu (15/5).

Baca Juga  Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lemhannas, menurut Ipung, telah melakukan berbagai kajian strategis terkait kondisi ini dan mengundang para pakar dalam pelaksanaannya.

“Kajian tersebut disampaikan kepada pimpinan negara atau Presiden dan pelaksanaan dari kajian tersebut akan sepenuhnya tergantung dari pemerintah,” katanya.

Berdasarkan kajian ketahanan pangan yang dilakukan, Ipung mengungkapkan bahwa banyak daerah mengalami inflasi tinggi pada saat el nino, yang berdampak pada ketahanan pangan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat

“Kondisi alam yang kian berubah tidak dapat dipungkiri, sehingga pola tanam di daerah, termasuk Lampung, mengalami penurunan hasil,” tambahnya.

Selain itu, kondisi ini diperburuk oleh beberapa negara di dunia yang menutup keran ekspornya ke Indonesia, sehingga inflasi pangan menjadi cukup tinggi. Namun, Ipung bersyukur bahwa kondisi cuaca pada tahun 2024 ini mulai membaik.

“Untuk tahun ini, saya kira cuaca masih belum menentu, tetapi diperkirakan tahun ini sudah tidak muncul lagi,” katanya.

Baca Juga  Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Ipung berharap kondisi cuaca yang mulai membaik ini dapat meningkatkan kondisi pangan nasional. “Beberapa daerah sentra produksi pangan tetap bisa menghasilkan produksi pangan dengan baik sehingga kekurangan pangan tidak terjadi lagi,” tutupnya.

Sebagai informasi, Lemhannas RI tengah melangsungkan kunjungan SSDN PPRA LXVI yang dilaksanakan mulai tanggal 13-16 Mei 2024. Lampung menjadi salah satu provinsi yang dikunjungi dalam kegiatan ini, selain Kalimantan Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Utara. (Luki) 

Berita Terkait

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga
Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung
DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025
Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera
DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!
Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung
Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung
Temu Karya Karang Taruna Lampung Dihangatkan Munculnya Sejumlah Kandidat Ketua

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB