Dispusip Lampung Maksimalkan Pengarsipan

Luki Pratama

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Risky Sofya. Foto: Arsip Luki.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Risky Sofya. Foto: Arsip Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Siapa Nyana dibalik megahnya bangunan baru perpustakaan daerah (Perpusda) Provinsi Lampung tak hanya melulu mengelola soal perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi Lampung, Risky Sofian, mengatakan bahwa perpusda bukan hanya difungsikan sebagai tempat mengelola perpustakaan saja, tetapi ia turut memaksimalkan pengarsipan di Provinsi Lampung.

Ia menyadari bahwa arsip merupakan penyelamat aset, sehingga menjadi penting untuk diamankan pada lembaga yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

Baca Juga  Anggota DPRD AM Syafei Hadiri Konferwil IV Pagar Nusa Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembinaan dan pengawasan kearsipan di seluruh organisasi di Provinsi Lampung pun ia lakukan untuk mengamankan arsip penting yang ada di Provinsi Lampung.

“OPD, BUMN, Ormas, dan Orpol, itu juga kita melakukan pengawasan kearsipan. Pengelolaannya juga terhadap arsip statis, arsip dinamis, dan arsip inaktif,” kata dia kepada wartawan Lentera SL, Minggu (18/2).

Risky pun proaktif menanyakan ikhwal arsip terhadap lembaga terkait untuk dibantu amankan baik secara konvensional maupun digital.

Baca Juga  Negosiasi Mentok, OpenAI Digugat Asosiasi Media Denmark

Langkah-langkah yang ia lakukan membuahkan hasil. Sebelumnya, indeks arsip Lampung berada di zona merah.

Namun 2 tahun terakhir ini, Bola salju peningkatan indeks literasi bergulir kencang hingga sejak 2 tahun terakhir. Dari zona merah naik signifikan ke peringkat 23, lalu peringkat 17.

“Alhamdulillah kemarin, pada tahun 2023 kita mendapatkan peringkat ke 7 dengan indeks literasi arsip terbaik,” terangnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Menurutnya indikatornya yang mempengaruhi penilaian salah satunya dilihat dari kebijakan kearsipan di daerah, serta pelaksanaan pengawasan internal dan eksternal.

Prosedur penilaiannya, terang dia, akan mendukung nilai reformasi penilaian mengenai birokrasi Pemprov Lampung.

Ke depan, harap dia, indeks arsip di Provinsi Lampung dapat menduduki puncak tertinggi secara nasional.

“Akan Kita maksimalkan terus, harapannya setiap tahun dapat meningkat,” tutupnya. (Luki)

 

Berita Terkait

Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan BEM Unila, Tekankan Peran Mahasiswa
Perbaikan Jalan Patimura–Soekarno Hatta Metro Segera Dimulai
Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026
IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata
Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas
BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung
BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK
Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Rabu, 1 April 2026 - 14:41 WIB

Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Senin, 30 Maret 2026 - 18:36 WIB

SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:58 WIB

Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:49 WIB

Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:38 WIB

PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:33 WIB

Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WIB

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit

Berita Terbaru

Pringsewu

Kejari Pringsewu Eksekusi Uang Pengganti Korupsi Rp1,8 Miliar

Senin, 6 Apr 2026 - 19:03 WIB