Lindungi Masyarakat, Pemkot Balam Antisipasi Penyakit Antraks 

Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Belum usai penyakit Lumpy Skin Diseases (LSD), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kini tengah mengantisipasi munculnya antraks, penyakit baru yang mengancam hewan ternak. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri bacillus anthracis dan memiliki potensi penularan yang membahayakan manusia.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandarlampung, Agustini, mengatakan hingga saat ini belum ada kasus penyakit antraks yang dilaporkan di Kota Tapis Berseri. Namun, mengingat bahaya potensial yang ditimbulkannya, langkah-langkah pencegahan telah diambil untuk melindungi masyarakat setempat.

Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

“Setelah saya mendapatkan informasi penyakit antraks muncul di Pulau Jawa. Kami segera mengumpulkan tim untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya penyakit ini ke Bandarlampung,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Agustini, saat diwawancarai oleh wartawan Netizenku.com, Selasa (11/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Pemerintah Kota Bandarlampung turut melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung guna memperketat pengawasan terhadap hewan ternak yang masuk ke wilayah Lampung.

Baca Juga  Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

“Hewan yang memasuki Bandarlampung harus dilengkapi surat kesehatan,” pungkasnya.

Langkah-langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan terhadap peternak dan masyarakat secara keseluruhan. Pemkot Balam berharap dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, penyakit antraks dapat dihindari dan tidak menyebabkan dampak yang merugikan bagi sektor peternakan dan kesehatan masyarakat.

Pemkot juga mengimbau kepada peternak untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan segera jika ditemukan gejala-gejala yang mencurigakan pada hewan ternak mereka. Dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan penyebaran penyakit antraks dapat dicegah dengan efektif. (Luki)

Berita Terkait

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Tubaba Mulai Gembleng Calon Paskibraka HUT Ke-81 RI di Tubaba

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak Lewat Kolaborasi Forum PUSPA

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Pemkab Tubaba Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Seluruh OPD Diminta Perkuat Koordinasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Sekda Tubaba Tekankan OPD untuk Optimalisasi Program Prioritas, dan Stabilitas Fiskal

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Damkar Tubaba Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Musim Kemarau

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tubaba Masuki Tahap Persiapan Teknis

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Mulai Gembleng Calon Paskibraka HUT Ke-81 RI di Tubaba

Senin, 3 Agu 2026 - 22:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

Senin, 3 Agu 2026 - 21:59 WIB