Cara Cek Android Anda, Original atau Abal-abal

Redaksi

Minggu, 29 April 2018 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto ilustrasi: Netizenku.com)

(foto ilustrasi: Netizenku.com)

Bandarlampung (Netizenku.com): Android atau ponsel sudah menjadi salah satu benda penting bagi banyak orang. Saking pentingnya, terkadang seseorang memiliki dua sampai tiga android. Dan karena pertimbangan beberapa hal, atau tergiur harga murah, tak jarang kita membeli ponsel bekas.

Meski secara kasat mata android bekas yang dibeli masih dalam kondisi apik bahkan mulus, namun sebelum membeli android bekas hendaknya tetap selalu waspada. Jangan sampai secara tampilan oke, namun perangkat yang bersemayam di dalam casing ternyata abal-abal alias tidak orisinil lagi.

Untuk mengantisipasi akal-akalan pedagang android bekas yang tak jujur, berikut ada kiat manjur untuk memastikan kita memang membeli android bekas yang perangkatnya (fitur dan fungsi ponsel) masih orisinil dan memang layak pakai. Langkah identifikasi tersebut bisa ditelusuri melalui kode-kode rahasia. Berikut kiatnya:

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengecek informasi ponsel dan statistik penggunaan. Caranya, ketik *#*#4636#*#*. Kode ini dapat menguak informasi kondisi baterai, informasi SIM card dan jaringan, statistik penggunaan, serta informasi lainnya tentang ponsel tersebut.

Membuka informasi IMEI. Caranya dengan mengetik *#06#. Periksa nomor tersebut dan samakan dengan IMEI yang tertera dalam box produk. Anda patut curiga jika nomor IMEI tersebut berbeda

Melakukan pengetesan perangkat keras. Jika Anda hendak membeli ponsel xiaomi bekas, misalnya, coba ketik *#*#64663#*#* untuk membuka fungsi pengetesan perangkat keras, mulai dari LCD, touchscreen, dan informasi perangkat keras yang penting lainnya.

Adapun kode ini berbeda antar satu ponsel dengan yang lainnya, berikut rinciannya :

Baca Juga  Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur

Samsung menggunakan kode *#0*#,
Sony menggunakan kode *#*#7378423#*#*, sedangkan HTC menggunakan kode *#*#3424#*#*

Sementara untuk ponsel ASUS Zenfone dengan cara menuliskan .12345+= (jangan lupa tanda titik, dan bukan diketik di menu dial tapi ketika kode itu di kalkulator)

Kiat berikutnya dengan mengembalikan ke pengaturan pabrik. Caranya, ketik kode *#*#7780#*#* untuk mengembalikan kondisi ponsel kembali ke pengaturan awal. Hati-hati karena dengan mengaktifkan kode ini, maka data-data dan aplikasi di ponsel bakal terhapus.

Kiat selanjutnya dengan menghapus data dan menginstal ulang perangkat lunak. Caranya, ketik kode *2767*3855# untuk menghapus data serta menginstal ulang perangkat lunak ponsel.

Kiat mengetahui informasi kamera, yaitu melalui cara ketik kode *#*#34971539#*#* untuk menampilkan berbagai informasi tentang kamera.

Mencadangkan data. Caranya dengan ketik kode *#*#273283*255*663282*#*#* untuk masuk ke mode cepat pencadangan data.

Baca Juga  Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan

Kemudian mode pengecekan aktivitas layanan. Ketik kode *#*#197328640#*#* untuk masuk ke mode pengecekan status layanan

Cek WiFi. Gunakan kode *#*#232339#*#* OR *#*#526#*#* untuk mengetahui status fitur WiFi

Kiat berikutnya mengetes fitur GPS. Gunakan kode *#*#1472365#*#* untuk mengetahui fungsi GPS

Lalu kiat mngetes kondisi audio. Caranya dengan memakai kode *#*#0673#*#* OR *#*#0289#*#* untuk mengetahui kondisi dan kualitas audio ponsel

Tes fitur getar. Gunakan kode *#*#0842#*#* untuk mengetahui kondisi fungsi getar dan layar ponsel

Tes touchscreen. Gunakan kode *#*#2664#*#* untuk mengetahui kondisi touchscreen

Tes sensor proximity. Gunakan kode *#*#0588#*#* untuk mengetahui kondisi sensor proximity

Dan terakhir dengan mengetes fungsi Bluetooth. Caranya dengan memakai kode *#*#232331#*#*. (*)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:34 WIB

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB