DLH Balam Minta UPT Lakukan Pendataan Potensi PAD

Redaksi

Senin, 19 Desember 2022 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung meminta kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di seluruh kecamatan melakukan pendataan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

“Saya minta Kepala UPT bertanggungjawab melakukan pendataan potensi PAD di masing-masing kecamatan, data induk retribusi ini yang harus saya benahi juga,” kata Kepala DLH Kota Bandarlampung Budiman PM, di Bandarlampung, Selasa (30/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Salurkan Air Bersih untuk Warga Panjang

 

Ia mengatakan setelah melakukan pendataan ulang terhadap data induk retribusi, pihaknya akan membuatkan Surat Perintah Tugas (SPT) sekaligus surat penagihan.

 

“Data induk retribusi bukannya tidak ada. Itu dulu ada karena itu kami akan data ulang, kemungkinan nanti akan bertambah potensinya inilah yang sedang digali,” lanjutnya.

 

Ia mengungkapkan pada tahun ini DLH menargetkan PAD berkisar Rp12 miliar hingga Rp13 miliiar dan hingga kini telah terealisasi sekitar Rp6 miliar sampai Rp8 miliar.

Baca Juga  PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

 

“Nanti setelah masing-masing kecamatan mendata ulang potensi yang ada InsyaAllah akan bertambah realisasinya ini yang sedang kami gali dan lakukan pembenahan-pembenahan,” tambahnya.

 

Budiman mengatakan dalam pungutan retribusi sampah terdapat dua cara yakni dengan membayar langsung ke penagih dan melalui bank.

 

“Kalau yang perusahaan dan usaha saya minta setor ke bank jadi tidak ada lagi yang dipungut-pungut uangnya. Yang pakai karcis baru dihimpun setelah itu dikumpulkan kepala UPT dan disetorkan  ke bendahara,” jelasnya.

Baca Juga  Disdag Bandar Lampung Pantau Harga Pangan Stabil

 

Menurutnya, ke depan sistem pungutan retribusi sampah sudah harus menuju digitalisasi sehingga tidak ada lagi kebocoran-kebocoran PAD yang merugikan pemerintah.

 

“Ke depan kami ingin adanya aplikasi digital untuk pungutan sampah, jadi tidak ada lagi kebocoran. Ya mungkin kami akan menuju ke arah sana dengan menggunakan konsultan, tapi terpenting saya bekerja membenahi masalah yang ada terlebih dahulu,” pungkasnya. (Luki)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB