Menparekraf akan Kunjungi Kampoeng Kopi Rigis Jaya

Redaksi

Selasa, 28 September 2021 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Apabila berkunjung ke Lampung Barat, Salah satu destinasi wisata andalan adalah Kampoeng Kopi Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam. Bahkan kawasan yang menawarkan berbagai paket wisata tersebut masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2021.

 

Ternyata keberhasilan Kampoeng Kopi Rigis Jaya yang sudah masuk 50 secara nasional, menarik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandika S Uno, yang menurut rencana akan melihat secara langsung destinasi wisata berupa kebun kopi milik warga tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Alhamdulillah, ditengah kesibukan pak Menteri, Kampoeng Kopi Rigis Jaya, walaupun jarak tempuh darat 4-5 jam dari Bandara Radin Inten II yang akan dilihat dan dinilai secara langsung oleh pak manteri, dan atas kehadiran pak manteri tersebut kami optimis akan masuk 10 besar,” kata Kadis Kepemudaan Olahraga Pariwisata Lampung Barat Tri Umaryani, Selasa (28/9).

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

 

Dijelaskan Tri Umaryani, di Kampoeng Kopi tidak sama dengan ketika wisata ke kebun strawberry seperti di Lembang Jawa Barat, dimana wisatawan hanya melakukan satu aktivitas, yakni panen, tetapi di Kampoeng Kopi ini, wisatawan dapat melakukan berbagai kegiatan yang biasa dilakukan oleh petani.

 

“Jadi kalau ke Kampoeng Kopi Rigis Jaya, kita tidak hanya panen buah kopi atau minum kopi saja, tetapi dapat pengalaman ada Edi Wisata dari pembibitan, penanaman proses stek, pengolahan lahan, bagaimana penyeduhan kopi yang nikmat, artinya selama berada di areal tersebut kita hidup sebagaimana petani kopi, artinya proses dari hulu sampai hilir, baik yang dilakukan secara tradisional maupun modern, ” kata dia.

Baca Juga  Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

 

Selain itu kata Tri Umaryani, di Kampoeng Kopi Rigis Jaya juga terdapat kegiatan lain, seperti wisatawan bisa mengikuti secara langsung proses pembuatan kain (Eco Print), parfum, kue, handsanitiser yang semua bahan bakunya dari kopi. Serta melakukan tracking ke gunung Rigis Jaya.

 

“Saat ini kita sedang mengembangkan berbagai turunan dari komiditas kopi yang dilakukan secara langsung oleh masyarakat, dengan semua bahan baku kopi, termasuk Eco Print, yang hasil olahan dari wisatawan bisa langsung dijadikan sebagai souvernir,” kata dia seraya mengatakan di desa wisata tersebut sudah menggunakan transaksi digital.

 

Terkait dengan kunjungan Menteri, Tri Umaryani, mengatakan, Salahuddin Uno, akan menikmati beberapa varian kopi, seperti wine, original, dan varian lain, yang akan dibuatkan oleh barista asli Lampung Barat termasuk dari sekolah kopi.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

 

“Selain kopi original, ada varian wine yang sangat digemari oleh penikmat kopi, dan itu akan disuguhkan langsung oleh para Barista kita ke Mas Menteri, dan harapannya dengan kunjungan menteri ke Kampoeng Kopi akan meningkatkan semangat warga untuk terus berinovasi,” harap Tri Umaryani, Sandiaga Uno juga akan melakukan peracikan kopi.

 

Sekedar diketahui, salah satu paket wisata di Kampoeng Kopi Rigis Jaya, yang mayoritas penduduknya petani kopi adalah Ria Jenaka, yang harga perpaket lima orang seharga Rp350 ribu, ada juga paket kambing guling, Bancakan, bagi yang akan bermalam telah tersedia home stay, dan wisatawan dapat belajar langsung memainkan alat musik tradisional Lampung Barat Gamolan Pekhing. (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB