Gubernur Launching Implementasi Kartu Petani Berjaya di Tuba

Redaksi

Rabu, 19 Mei 2021 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang (Netizenku): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap para petani di Kabupaten Tulang Bawang mendapatkan berbagai kemudahan dalam bercocok tanam dengan adanya implementasi Kartu Petani Berjaya (KPB) di daerah tersebut.

Harapan Gubernur Arinal itu disampaikan Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto saat mewakili Gubernur melaunching Implementasi KPB di Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (19/5/2021).

Dalam launching ini sekaligus dilakukan panen raya padi inbrida varietas impara 2 dan penyerahan bibit hortikultura sebanyak 1.500 bibit dan benih padi untuk 11.141 Ha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panen raya padi inbrida ini dilahan cetak sawah 2016 dan optimalisasi lahan 2019.

“Melalui KPB ini Bapak Gubernur berharap para petani mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Baca Juga  Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Kemudahan yang diperoleh petani itu, kata Fahrizal baik sarana produksi, akses permodalan/ pembiayaan, pembinaan usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen.

Termasuk pemasaran hasil, asuransi, jaminan sosial dan beasiswa pendidikan bagi anak petani berprestasi yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Bidang Pertanian.

“Kemudahan tersebut akan diberikan secara bertahap kepada seluruh petani di Provinsi Lampung,” katanya.

Seperti diketahui, KPB sendiri telah dilaunching oleh Gubernur Arinal bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah pada awal Oktober 2020 lalu.

Fahrizal menyebutkan Kementerian Pertanian sendiri telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia.

Hal ini didasari bahwa Lampung memiliki banyak potensi komoditi unggulan dalam bidang pertanian yang juga telah memenuhi kebutuhan pasar lokal, menyumbang kebutuhan nasional, dan ekspor ke berbagai negara.

Baca Juga  Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung

“Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Nasional tentunya juga harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan memajukan perekonomian Lampung kedepan,” katanya.

Untuk itu, melalui program KPB, petani akan dapat menjalankan usaha pertaniannya dengan lebih baik, produktivitas lahannya meningkat dan kesejahteraan meningkat.

“Pelaksanaan Program KPB pada tahun ini telah dilaksanakan pada 15 Kabupaten/Kota dengan empat komoditi utama yaitu padi, jagung, kopi, dan lada. Dan akan diperluas untuk komoditi ubi kayu,” katanya.

Hingga saat ini jumlah petani anggota Program KPB sebanyak 179.936 orang, yang telah mengimplementasikan KPB sebanyak 23.179 orang serta KUR yang telah dimanfaatkan petani sebesar Rp. 60,3 Milyar.

Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Winarti mengatakan melalui program KPB, akan memberikan berkah kepada petani di Kabupaten Tulang Bawang.

Baca Juga  Pemprov Lampung Lepas 42 Penyuluh Pertanian ke Kementan

“Semoga ini Insya Allah KPB menjadi berkah untuk seluruh petani khususnya di Tulang Bawang,” ujar Winarti.

Winarti menyampaikan terima kasih atas seluruh bantuan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung disemua bidang termasuk pembangunan infrastruktur.

“Bapak Gubernur terus memberikan support di Kabupaten Tulang Bawang ini. Bahkan meski Rawa Pitu berada di perbatasan Tulang Bawang namun pemerintah hadir dan Bapak Gubernur bersinergi dengan kita semua,” katanya.

Melalui launching KPB dan panen raya, Winarti berharap keberkahan akan terus datang di Kabupaten Tulang Bawang.(rls)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi
Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC
Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik
KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032
KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032
Pemprov Lampung Prioritaskan Pembangunan Jembatan Kali Pasir untuk Akses Sekolah
Yusnadi, Sesalkan Kebijakan RSUD Sukadana yang Wajibkan Pasien Gunakan Ambulans Rumah Sakit Saat Rujukan
TRIGA Lampung Kepung Kejaksaan Agung–KPK, Bongkar Dugaan Oligarki Gula, Pajak, dan Politik Uang

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Februari 2026 - 13:38 WIB

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:51 WIB

Yusnadi, Sesalkan Kebijakan RSUD Sukadana yang Wajibkan Pasien Gunakan Ambulans Rumah Sakit Saat Rujukan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:18 WIB

TRIGA Lampung Kepung Kejaksaan Agung–KPK, Bongkar Dugaan Oligarki Gula, Pajak, dan Politik Uang

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB

Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:02 WIB

Lampung

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Feb 2026 - 13:38 WIB