Mahasiswa Polinela Tuntut Keringanan UKT dan Pencairan Subsidi Kuota

Redaksi

Senin, 8 Februari 2021 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyampaikan tuntutan kepada Direktur Polinela, Sarono, perihal Permohonan Kebijakan Penyesuaian UKT.

Surat diserahkan pada Senin (8/2) siang oleh Presiden Mahasiswa BEM KBM Polinela, M Fadil Akbar dan diterima oleh Sarono.

Dikutip dari surat yang diserahkan disebutkan sehubungan dengan situasi pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung kurang lebih selama satu tahun yang mempengaruhi segala sektor kehidupan, terkhusus sektor ekonomi orang tua mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Politeknik Negeri Lampung telah usai melaksanakan proses pembelajaran yang ditandai dengan adanya kegiatan Ujian Akhir Semester, sehingga taraf pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) semakin dekat.

Maka dari itu mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menuntut :

1. Pembebasan UKT (100%) bagi mahasiswa tingkat akhir angkatan 2016 (D4) dan 2017
(D3) tanpa syarat.

2. Pendistribusian bantuan UKT dari Kemendikbud sebesar Rp2.400.000 untuk 400 mahasiswa Polinela dengan sisanya dibayarkan oleh Polinela sebagai bentuk pembebasan UKT.

3. Pemotongan UKT sebesar (50%) dari jumlah UKT mahasiswa bagi mahasiswa semester 2, 4, 6 (D3), dan 2, 4, 6, 8 (D4) tanpa syarat. (Selain 400 mahasiswa penerima bantuan UKT).

4. Pendistribusian uang Rp150.000 terkait subsidi kuota yang sudah dijanjikan pada bulan April-Mei tahun 2020 kepada seluruh
mahasiswa Polinela agar dapat direalisasikan pada bulan Maret-April 2021.

\”Kami tunggu tanggapan dari pihak direksi terkait 4 point tuntutan yang kami berikan selama 2×24 jam terhitung dari diterimanya surat ini. Terima kasih.\” Kata M Fadil dalam surat permohonan tersebut.

M Fadil saat dihubungi, Senin (8/2) sore, berharap pihak kampus dapat merealisasikan seluruh tuntutan mahasiswa Polinela.

\”Jangan sampai tuntutan ini tidak terealisasikan sehingga membuat mahasiswa Polinela lainnya turun atau turun aksi. Dimana itu juga yang akan mencoreng nama baik daripada Polinela itu sendiri,\” ujar M Fadil.

Dia meminta kepada rekan-rekan mahasiswa agar bersabar dan menunggu penjelasan dari ultimatum yang telah diberikan hari ini. (Josua)

*Berita ini telah mengalami perbaikan pada Poin 1 tuntutan atas permintaan Presiden BEM KBM Polinela M Fadil Akbar.

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Jumat, 24 April 2026 - 12:41 WIB

MBG Lampung Beruntung “Dikawal” Duet Kakak Beradik

Berita Terbaru

Lampung

Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:49 WIB