Dwita Minta Pemprov Tak Hanya Fokus Pada Wisata Alam

Redaksi

Selasa, 27 Maret 2018 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Nerizenku): Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dwita Ria Gunadi meminta Pemerintah Provinsi Lampung tak hanya fokus pada wisata alam seperti laut dan pegunungan, tetapi juga harus mengembangkan wisata budaya dan seni. Sebab Lampung memiliki banyak kebudayaan yang berpotensi jika dikelola.

Hal ini disampaikannya usai menghadiri Bimtek Pengembangan Destinasi Wisata di Swiss-bell Hotel, Selasa (27/3).

“Kita tahu Lampung alamnya luar biasa, tapi tentunya kita masih banyak kelemahan. Harusnya, budaya kita bisa dimunculkan, harus ada atraksi. Maksud saya, kalau kita ke Bandarlampung, apakah kita melihat atraksi budaya setiap saat? Tidak kan?. Kalau misalnya kita ke NTT atau ke Bali setiap saat kita bisa lihat,” ujar Dwita.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Lampung menurut Dwita, kebudayaannya sanhat luar biasa. Tinggal bagamaina pemerintah dan masyarakat meningkatkan hal itu. Bukan hanya budaya dan kesenian, ia juga meminta agar Dinas Pariwisata Provinsi Lampung dan kabupaten/kota untuk menyajikan kuliner khas Lampung di tempat-tempat wisata. Ia mencontohkan saat meninjau kawasan wisata di Pahawang, kopi yang disediakan adalah kopi saset. Padahal Lampung terkenal sebagai penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia.

Baca Juga  Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

“Saat kita tanya pedagang, katanya pengunjung sukanya kopi saset, padahal, tinggal bagaimana komunikasinya saja. Itu yang harus diperkenalkan kepada wisatawan,” jelas Anggota DPR asal Lampung ini.

Dwita mengakui, telah meminta Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pengembangan Wisata untuk melakukan percepatan, baik di bidang kuliner khas daerah, maupun pembentukan desa wisata. “Apa yang jadi masalah ayo dibicarakan, jangan sampai bimtek ini jadi sia-sia. Ini bisa langsung ditanggapi oleh pemegang keputusan, kalau hanya hadir dan tidak ada keputusan, itu nggak bisa,” pungkasnya. (Aby)

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:52 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:06 WIB

Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16 WIB

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:02 WIB

Sekda Tubaba Iwan Mursalin Perkuat Sinergi Pemerintahan se-Lampung Lewat Retreat

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bupati Tubaba Ikuti Rapat Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Fiskal dan Tata Kelola Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Keluhan Minim Penerangan di RSUD Tubaba Ditangani, Kini Terang dan Nyaman Melintas

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB