Pringsewu Bakal Miliki Greenhouse Hidroponik Terbesar di Lampung

Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Rumah Produksi Greenhouse Hidroponik di Pekon (Desa) Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, dan Rumah Produksi Olahan Makanan di Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu dimulai pembangunannya.

Peletakan batu pertama pembangunan program livelihood kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Kementerian PUPR ini dilakukan oleh Bupati Pringsewu, Hi.Sujadi, dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Lampung, Maria D. Isa, di Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8).

Turut menghadiri acara ini, Konsultan Manajemen Pusat, Mahmud Hidayat, Kasatker PPP Lampung, M.Syukron Fikri, PPK Pengembangan Kawasan Permukiman, Fajar Immanuel Simanjorang, Koordinator Kotaku, M.Ridwan, Asisten Ekbang, Johndrawadi, Staf Ahli Bupati Bidang Ekbang, Romzi, sejumlah kepala OPD, Camat Pringsewu dan Ambarawa, Lurah Pringsewu Timur dan Jatiagung, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga  Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi melalui kata sambutannya berharap pembangunan kedua fasilitas tersebut tidak melanggar aturan yang ada, disamping tanah tempat lokasi pembangunan sudah clean and clear.
Sujadi mewanti-wanti dalam pelaksanaannya nanti selalu berpedoman pada prinsip 100-0-100, yakni 100% benar dalam perencanaan, 0% kesalahan dan 100% benar dalam laporan pertanggungjawaban.

\”Mengapresiasi program Kotaku di Kabupaten Pringsewu sekaligus berharap akan terus berlanjut dengan program-program lainnya. Menurutnya, pembangunan jika diniatkan sebagai ibadah, akan diberikan keberkahan serta pahala oleh Allah SWT,\”Tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Lampung Maria D. Isa, mengatakan program Kotaku merupakan program yang diinisiasi Kementerian PUPR yang bertujuan untuk mengurangi luasan kawasan kumuh dan mengurangi pengangguran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana di seluruh Indonesia dilaksanakan di 313 kabupaten dan kota. Sedangkan di Lampung sendiri dilaksanakan di 7 kabupaten dan kota.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Peringati Harganas ke-33

\”Bahwasanya sejak digulirkan program Kotaku, kawasan kumuh di Pringsewu hingga 2019 sudah berkurang signifikan, yakni tinggal tersisa 24 hektar dari 119 hektar kawasan kumuh yang di-SK-kan oleh Bupati Pringsewu,\”Ungkapnya.

lanjut Maria, program Kotaku di Kabupaten Pringsewu tergolong lengkap. Namun demikian, ia menyatakan program tersebut tidak akan bisa dilaksanakan tanpa adanya dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, karena kuncinya adalah peran serta pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program tersebut.

Plt Kadis PUPR Kabupaten Pringsewu, Imam Santiko mengungkapkan pembangunan Greenhouse Hidroponik di Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa yang diberi nama \’Hidro Agung\’ nantinya akan dilengkapi dengan kantor pemasaran dan ruang edukasi.

Baca Juga  Satu Abad Podorejo, Wabup Pringsewu Ajak Warga Lestarikan Sejarah

Selain itu, juga bakal dilengkapi dengan infrastruktur pendukung seperti jalan rabat beton, drainase, tempat parkir, gazebo dan penerangan, serta didesain sebagai pusat edukasi pertanian hidroponik dan agrowisata, selain sebagai wadah pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.

\”Sedangkan Rumah Produksi Olahan Makanan yang diberi nama \’Omah Sewu\’ di Kelurahan Pringsewu Timur, dibangun di atas lahan milik Pemkab Pringsewu, dengan dilengkapi infrastruktur pendukung terdiri dari Rumah Produksi Olahan Makanan, galeri pemasaran dan Ruang Terbuka Publik yang juga akan difungsikan sebagai Pujasera,\” jelasnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Darussalam di Bandungbaru Barat
Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas
Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu
Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun
172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda
Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon
Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031
Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB