Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sebanyak 59 pejabat eselon II dan para kepala bagian di lingkup Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba), melakukan rapid test virus Corona atau Covid-19 yang dipusatkan di aula rapat bupati, di Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Senin (8/6) yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.
Rapid test pejabat kepala dinas, badan, asisten, tenaga ahli bupati, dan para kabag non Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) tersebut, dilakukan tenaga medis RSUD Tubaba dibantu tenaga medis Puskesmas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, itu sebagai upaya dalam pemberlakukan gaya hidup normal baru (new normal) dan mulainya bekerja seluruh ASN di kabupaten setempat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Herwan Sahri,SH.,M.AP, mengatakan hari ini merupakan hari pertama seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai bekerja di satuan kerjanya masing-masing dengan memberlalukan standar protokol kesehatan berdasarkan standar WHO (World Health Organization) termasuk tata kerja di era normal baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Nah, para pejabat eselon II dan para kabag inikan pemimpin dan pelayan masyarakat, dikhawatirkan justru yang memberikan pelayanan kepada masyarakat ternyata dia sendiri tidak steril. Oleh sebab itu, ini kebijakan yang diambil bupati dengan merapid test seluruh pejabatnya,\” kata dia kepada Netizenku.com usai mengikuti rapid test di aula rapat bupati tersebut.
Herwan mengungkapkan, kebijakan bupati tersebut juga telah diberlakukan kepada seluruh tenaga medis dan non medis yang merawat pasien Corona dan dan pegawai Dinas Kesehatan setempat pada pekan lalu.
\”Insya Allah setelah ini, kita lakukan rapid test di pihak unsur kepolisian atau pihak lainnya, sehingga semuanya clear negatif Corona, dan bukan hanya masyarakat,\” tuturnya.
Sekda menjelaskan, hasil rapid test 59 orang pejabat eselon ditambah pegawai humas dan protokol bupati tersebut, seluruhnya non reaktif atau negatif Corona. Meski demikian, pihaknya berharap agar seluruh pejabat dan ASN di lingkup pemkab setempat dapat terus menjaga diri, dan selalu menerapkan standar protokol kesehatan, PHBS dalam beraktivitas di kantor maupun di luar kantor.
\”Hasilnya semua non reaktif atau negatif Covid-19,\” ungkap Herwan Sahri yang juga diamini Kadis Kesehatan Tubaba.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, menambahkan kegiatan ini adalah upaya pemerintah daerah untuk memulai penerapan kehidupan normal baru (new normal) di lingkungan instansi pemerintahan.
\”Mulai dari sekarang seluruh satker juga harus menyiapkan alat cuci tangan, pengukur suhu, dengan dimulainya new normal ini,\” singkatnya. (Arie/len)








