Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam upaya memberantas penyebaran virus covid-19, Pemerintah Kota Bandarlampung berencana akan melakukan tes kepada 5 ribu warga dalam waktu dekat ini.
Walikota Bandarlampung, Herman HN, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sebanyak 500 rapidtest untuk melakukan tes kepada masyarakat. Rencananya, pelaksanaan rapid test ini akan berlangsung mulai pekan ini.
“Saya sudah tempo hari dapat dari pusat 500, saya beli lagi 5000 rapid test, rencananya minggu ini dia dateng dan kita mulai langsung,” kata Herman, pada konferensi pers, Rabu (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait mekanismenya sendiri, Herman HN menjelaskan, rapid test akan dilaksanakan melalui petugas di kelurahan dan puskesmas. “Melalui kelurahan dan puskesmas. Dan juga peralatan sudah kita beli mulai 16 maret. Baju 500, masker 1000 dus. Ini tidak lain agar masyarakat kota bandarlampung sehat semua,” bebernya.
Herman HN berharap, dengan langkah upaya penyebaran virus dapat dideteksi lebih dini.“Sudah berupaya saya sekuat tenaga melaksanakan tugas ini bersama staf tni dan polri. Saya sudah berupaya, supaya rakyat bandarlampung sehat waalfiat. Mudah-mudahan kita semua sehat,” kata dia.
Sementara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandarlampung, dr. Aditya M Biomed, mengatakan bahwa pelaksanaan rapid rapid test apabila dilakukan secara massal tidaklah mudah. Sebab, selain mengeluarkan biaya besar, menurutnya rapid test mestu dilakukan secara tepat sasaran.
\”Tetapi jika pemerintah tidak mempunyai dana banyak, maka itu bisa di maping mana kelurahan atau kecamatan yang perlu dilakukan rapid tess massal bener. Kalau tidak ada ODP dan PDP di daerah itu ya nggak perlu dilakukan rapid test,\” ujarnya, Rabu (29/4). (Adi)








