Pemkot Akan Lakukan Rapid Test ke 5 Ribu Warga

Redaksi

Rabu, 29 April 2020 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Istimewa.

Ilustrasi Istimewa.

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam upaya memberantas penyebaran virus covid-19, Pemerintah Kota Bandarlampung berencana akan melakukan tes kepada 5 ribu warga dalam waktu dekat ini.

Walikota Bandarlampung, Herman HN, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sebanyak 500 rapidtest untuk melakukan tes kepada masyarakat. Rencananya, pelaksanaan rapid test ini akan berlangsung mulai pekan ini.

“Saya sudah tempo hari dapat dari pusat 500, saya beli lagi 5000 rapid test, rencananya minggu ini dia dateng dan kita mulai langsung,” kata Herman, pada konferensi pers, Rabu (29/4).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait mekanismenya sendiri, Herman HN menjelaskan, rapid test akan dilaksanakan melalui petugas di kelurahan dan puskesmas. “Melalui kelurahan dan puskesmas. Dan juga peralatan sudah kita beli mulai 16 maret. Baju 500, masker 1000 dus. Ini tidak lain agar masyarakat kota bandarlampung sehat semua,” bebernya.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Herman HN berharap, dengan langkah upaya penyebaran virus dapat dideteksi lebih dini.“Sudah berupaya saya sekuat tenaga melaksanakan tugas ini bersama staf tni dan polri. Saya sudah berupaya, supaya rakyat bandarlampung sehat waalfiat. Mudah-mudahan kita semua sehat,” kata dia.

Sementara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandarlampung, dr. Aditya M Biomed, mengatakan bahwa pelaksanaan rapid rapid test apabila dilakukan secara massal tidaklah mudah. Sebab, selain mengeluarkan biaya besar, menurutnya rapid test mestu dilakukan secara tepat sasaran.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

\”Tetapi jika pemerintah tidak mempunyai dana banyak, maka itu bisa di maping mana kelurahan atau kecamatan yang perlu dilakukan rapid tess massal bener. Kalau tidak ada ODP dan PDP di daerah itu ya nggak perlu dilakukan rapid test,\” ujarnya, Rabu (29/4). (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Berita Terbaru