Dua Orang Warga Menggala-Tubaba Berstatus ODP

Redaksi

Minggu, 22 Maret 2020 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang (Netizenku.com): Walaupun Aman dari paparan Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Tulangbawang pastikan akan terus memantau perkembangan kesehatan masyarakat lantaran satu warga Menggala dan satu warga Kabupaten Tulangbawang Barat yang identitasnya dirahasiakan sedanh dalam kondisi sakit akibat baru pulang dari Jakarta.

Keduanya saat ini berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Dinkes mencurigai terpapar Covid-19 lantaran baru pulang beberapa hari dari Daerah Ibukota Jakarta langsung mengalami sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Tulangbawang, Fatoni membenarkan jika kedua orang tersebut merupakan ODP dikarenakan jejak perjalanan mereka berdua merupakan orang yang baru berpergian dari daerah yang terpapar Covid-19.

Fatoni menjelaskan kedua orang tersebut telah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh pihak RSUD Menggala, sementara aman dari paparan virus namun tetap harus dipantau kesehatannya.

\”Ia satu warga Menggala dan satu orang lainnya adalah warga TBB, diketahui mereka baru pulang dari Jakarta, sudah kita lakukan pemeriksaan sesuai SOP, hingga saat ini belum ada gejala-gejala terpapar virus Corona namun kami tetap waspada pemeriksaan lanjutan akan terus kami lakukan terhadap siapapun warga yang berstatus ODP,\” terang Fatoni melalui sambungan selulernya.

Baca Juga  Pemkab Tuba Terbitkan 1740 SK Tenaga Kontrak Awal April

Saat didesak nama dan alamat warga Menggala tersebut Fatoni enggan untuk mengatakan,lantaran menurutnya dirinya tidak berwenang untuk membeberkan nama kepada publik.

\”Tidak perlu kita beberkan siapa orangnya, apalagi hanya dicurigai disebabkan baru pulang dari Jakarta, mengingat nama akan membuat masyarakat makin gusar lebih baik sementara identitasnya kita rahasiakan,\” tegasnya.

Menurut Fatoni, terkait dengan satu orang ODP yang berasal dari kabupaten tetangga yakni TBB, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinkes TBB, agar memantau intensif kesehatan satu warga mereka.

\”Kalau yang dari Tuba Barat kita tidak punya kewenangan. Namun, informasi wajib kita beritahukan, sehingga pemeriksaan terhadap ODP tetap dijalankan,\” tegasnya.

Baca Juga  Tulangbawang Klaim Siap Duduki Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Dikatakan Fatoni, Pemkab terus berupaya keras bekerja maksimal dalam memutus mata rantai penularan Covid-19, dengan menggerakan seluruh tenaga medis yang tersebar pada setiap Puskesmas.

\”Siapapun warga yang baru berpergian kita akan lakukan cek kesehatan, imbauan kepada warga masyarakat terus kami lakukan dengan menyiarkan memakai mobil berkeliling, supaya warga menjauhi tempat keramaian, menjaga pola hidup bersih dan sehat, selalu cuci tangan dan memakai masker, dan jika tidak ada hal yang penting jangan keluar rumah, agar kita terhindar dari virus,\” ingatnya.

Untuk itu Fatoni meminta seluruh masyarakat Tulangbawang agar tetap tenang dan selalu berdoa agar semua musibah bangsa Indonesia dapat dilalui dengan baik.

\”Sampai sekarang di wilayah Kabupaten Tulangbawang insya allah tidak ada yang positif terjangkit Covid-19, aman ibu bupati selalu mengimbau agar masyarakat tetap tenang biarkan kami bekerja, jika ada orang yang dicurigai silahkan laporkan kepada Puskesmas atau aparat kampung terdekat,\” ujarnya

Baca Juga  BPKAD Tulangbawang Harus Inventarisir Seluruh Aset

Sementara berdasarkan pantauan pasca meluasnya corona virus Covid-19, aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa, nampak di beberapa lingkungan di Kecamatan Menggala warga tetap menggelar pesta hajatan pernikahan dengan meriah.

Warga beralasan terpaksa menggelar pesta pernikahan lantaran sebelum heboh Covid-19, mereka telah menyebar luaskan undangan, tidak ada persoalan dalam pesta hajatan karena mereka telah mengantongi ijin dari aparat setempat.

Pada beberapa masjid milik pemkab nampak tidak ada aktivitas ubadah bahkan pada shalat Jumat lalu dikarenakan Pemkab membelakukan kebijakan meniadakan shalat berjamaah pada masjid-masjid yang mereka bangun, seperti masjid Islamic Center, masjid komplek Pemkab, serta masjid komplek MPP. (Armadan)

Berita Terkait

NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang
Winarti Launching Penyerahan BLM BMW Secara Virtual
Firmansyah Hadiri Pelantikan SMSI Kabupaten Tulangbawang
Anthoni Serahkan Bantuan Langsung Masyarakat dan Launching BMW 2021
Winarti Launching Program Kreatif Mandiri Bergerak Melayani Warga Tahun 2021

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 14:19 WIB

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Selasa, 1 April 2025 - 12:37 WIB

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Senin, 31 Maret 2025 - 20:48 WIB

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 17:53 WIB

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:47 WIB

Kita Pernah Punya Wartawan Jihad, Kapan Ada Lagi?

Rabu, 26 Maret 2025 - 22:34 WIB

Tak Perlu Kepala Babi dan Bangkai Tikus untuk Membuat Kicep

Senin, 24 Maret 2025 - 05:01 WIB

Kebohongan Resmi dan Keterangan Palsu

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:27 WIB

Jurnalis dan Macan dalam Kandang

Berita Terbaru

(Ilustrasi: ist)

Celoteh

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Kamis, 3 Apr 2025 - 14:19 WIB

Buku The New York Times karya Ignatius Haryanto. (foto: koleksi pribadi)

Celoteh

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Selasa, 1 Apr 2025 - 12:37 WIB

Ketupat (foto: ist)

Celoteh

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Senin, 31 Mar 2025 - 20:48 WIB

Ilustrasi buku jurnalisme sastrawi. (foto: dok pribadi)

Celoteh

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Minggu, 30 Mar 2025 - 17:53 WIB