Tanggamus (Netizenku.com): Pemkab Tanggamus menggelar upacara rutin sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Gizi Nasional (HGN), di Lapangan Pemkab setempat, Senin (17/2).
Turut hadir dalam pelaksanaan upacara yang dipimpin Kajari Tanggamus sebagai Inspektur Upacara (Irup) David Palapa Duarsa tersebut, Wakil Bupati, Hi. AM Syafi’i S.Ag, Dandim 0424, Letkol Inf Arman Aris Sallo, Kompol A.Yudi Taba (mewakili Kapolres), Asisten I, Hi. Faturahman SH., Asisten II, Sukisno, M.Kes., Asisten III, Jonsen Vanisa, Staf Ahli Bupati, Drs Firman Rani, para kepala OPD, Personel TNI Polri, pegawai Pemkab dan insan pers.
Dalam amanat Bupati Tanggamus yang dibacakan David Palapa Duarsa mengatakan, HPN diperingati setiap tanggal 9 Februari, hari pers diselenggarakan untuk merayakan hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia yang berdiri pada tanggal 9 Februari tahun 1946 sejak terbitnya Undang-undang pers no 40 tahun 1999.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Perkembangan dunia pers tumbuh subur dan merupakan pilar bagi semangat demokrasi untuk mewujudkan hak-hak dasar masyarakat dalam rangka mendapatkan informasi yang benar,\” jelasnya.
Keberadaan pers lanjutnya, sangat membantu program kerja pemerintah untuk disampaikan kepada masyarakat baik melalui media cetak media elektronik maupun media sosial sehingga dapat tersampaikan dengan cepat ke masyarakat.
\”Karenanya, Pemkab Tanggamus sangat berkepentingan terhadap keberadaan pers sebagai salah satu alat pengendali pelaksanaan program pembangunan di daerah ini. Banyak sekali program utama yang telah diagendakan oleh Pemkab Tanggamus, terutama program 55 aksi, untuk mewujudkannya sangat diperlukan dukungan dari semua pihak, tidak hanya Pemkab Tanggamus sebagai fasilitator pembangunan, tapi juga dukungan penuh dari para insan pers,” terangnya.
Dalam hal ini, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk merangkul media sebagai mitra dalam rangka membangun Tanggamus agar semakin tangguh, agamis, mandiri, unggul dan sejahtera.
“Kami memiliki harapan agar media bisa memposisikan dirinya sebagai media yang lebih profesional, karena dalam dunia pers ada kode etik jurnalistik, itu harus bisa dijunjung tinggi, sajikan berita yang aktual mendidik dan berimbang, jangan menulis berita hanya sepihak dan kami selaku pemerintah siap untuk menerima masukan dan kritikan yang sifatnya membangun semoga ke depan kemitraan pemerintah daerah dengan insan pers semakin bagus,” harapnya. (Arj)








