Bupati Lambar Lantik Istri Tercinta

Redaksi

Kamis, 15 Maret 2018 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku): Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melantik kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung Barat Periode 2017-2022, di Aula Kagungan, Kantor bupati setempat, Kamis (15/3).

Ketua Dekranasda Lampung Barat Partinia Saka dalam sambutannya mengajak jajaran pengurus Dekranasda Lambar untuk bekerja kreatif dan aktif, sehingga mampu menjadi pembina terbaik bagi para perajin.

\”Dekranasda merupakan organisasi independen dan nirlaba, sehingga dalam menjalankan tugas organisasi, dilakukan secara sukarela demi keberhasilan melakukan pembinaan terhadap para perajin dan pelaku ekonomi kreatif,\” jelas Partinia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Istri Parosil ini mengatakan, Dekranasda Lambar memiliki kelompok binaan pengrajin dengan berbagai produk. \”Tugas Dekranasda selain sebagai pembina, juga membantu melakukan pemasaran, baik di dalam daerah maupun luar daerah. Serta memiliki tugas menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya,\” jelasnya lagi.

\”Dekranasda diharapkan menjadi jembatan bagi kepentingan masyarakat dan mempercepat proses pembinaan dan pengembangan produk kerajinan sesuai dengan potensi budaya Lambar, serta dapat memberikan motivasi kepada para pengusaha kita, agar hasil kerajinan-kerajinan mereka bisa diperkenalkan melalui kegiatan-kegiatan Dekranasda seperti pameran, baik dalam ataupun luar daerah. Sehingga dapat memperkenalkan produk khas daerah dan meningkatkan kepentingan perajin yang ada di kabupaten Lambar,\” tambahmya.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Partinia juga mengatakan, Dekranasda harus mampu memiliki andil dalam mewujudkan Lampung Barat \”Hebat\”, dengan ikut serta meningkatkan kesejahteraan para perajin, memberdayakan masyarakat untuk terus berinovasi sehingga tercipta produk unggulan.

\”Mudah-mudahan dengan pembinaan yang kita lakukan produk kerajinan yang diciptakan masyarakat akan meningkatkan nilai ekonomi, dan berimbas pada meningkatkan kesejahteraan masyarakat,\” harapnya.

Sementara, Bupati Lambar Parosil Mabsus berharap, kepengurusan Dekranasda yang datang dari berbagai latar belakang, akan menemukan perajin-perajin lokal yang menghasilkan produk kerajian yang bernilai jual tunggi.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

\”Saya percaya pengurus Dekranasda mampu melakukan pembinaan terhadap kelompok pengrajin, sehingga produk yang dihasilkan akan bisa bersaing ketika kita pasarkan ke daerah luar,\” kata Parosil.

Senada, Wakil Bupati Lambar Mad Hasnurin berpesan agar ke depannya sarana yang digunakan merupakan produk lokal yang nilainya lebih tinggi dari produk modern.

\”Saya harap setiap kegiatan, wadah kue dan yang lain, yang ada sekarang digantikan tampah yang dihasilkan oleh warga Lambar. Sebab, selain meningkatkan pendapatan perajin, juga memiliki nilai yang lebih tinggi,\” ucapnya. (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:53 WIB

SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:43 WIB

Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:29 WIB

Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terbaru