Dinsos Gandeng Sakti Peksos Dampingi Anak Korban Pencabulan

Redaksi

Kamis, 26 September 2019 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Menghindari depresi dan stres terhadap anak-anak korban pencabulan di Lampung Barat, Dinas Sosial setempat menggandeng Satuan Bhakti Sosial (Sakti Peksos) Kementerian Sosial RI, untuk melakukan pendampingan secara langsung.

Sekretaris Dinas Sosial Lampung Barat, Danang Hari Suseno, mengatakan di Lampung Barat saat ini terdapat enam anak korban pencabulan, maka untuk menghindari rasa stres dan depresi, Dinas Sosial bekerja sama dengan Sakti Peksos melakukan pendampingan.

\”Tim Sakti Peksos, dalam memberikan pendampingan, sifatnya assesment kepada para korban dan orang tua, dengan memberikan motivasi kepada mereka untuk tetap optimis menatap masa depan yang lebih baik,\” kata Danang, Kamis (26/9).

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, anggota tim Sakti Peksos Kementerian Sosial RI, Agnes Kristina N Simanjuntak, mengatakan dari enam anak korban pencabulan hanya empat orang yang bersedia didampingi, dengan mendatangi langsung rumah korban.

\”Sebelum bertemu korban serta orang tuanya, diawali koordinasi dengan aparat kecamatan dan pekon, baru kami melakukan home visit, yang memberikan assesment dan secara langsung didampingi oleh orang tua korban,\” kata Agnes.

Menurut Agnes, saat melakukan home visit di rumah salah satu korban di Pekon Puralaksana kecamatan Way Tenong, menjelaskan, kondisi korban terlihat sudah ceria dan tidak ada tanda-tanda stres, dan diharapkan setelah dilakukan assesment sang korban lebih percaya diri.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

\”Saat ini kondisi korban sudah baik, tidak ada tanda-tanda stres, bahkan udah sama kembali dengan anak-anak lain, dan harapan kami setelah mengikuti assesment ini kepercayaan mereka akan kembali dan lebih baik lagi,\” kata Agnes.

Sementara ibu korban, berharap pelaku pencabulan terhadap anaknya, berharap akan diberikan hukuman yang seberat-beratnya, tidak diizinkan kembali tinggal di kampung yang sama.

\”Perbuatan korban telah menghancurkan masa depan anak kami, jadi kami minta dijatuhkan hukuman terberat, bila perlu hukuman seumur hidup, tidak diizinkan tinggal lagi disini, karena dikhawatirkan akan mengulangi perbuatannya,\” harap para orang tua korban.

Baca Juga  Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Sementara Kadis Sosial Lampung Barat,  Raswan, berharap korban yang di bawah umur dapat di rehab di Rumah Perlindungan Traumatic Center di Bandarlampung agar masa depan dan kondisi psikologis dan sosial.

\”Di Bandarlampung ada rumah perlindungan traumatic center, akan lebih baik korban mendapat perawatan disini, sehingga kehidupan anak-anak korban pencabulan akan berjalan normal, dan jangan sampai timbul rasa dendam, sehingga akan melakukan hal serupa dimasa yang akan datang,\” harapnya. (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:39 WIB

HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:04 WIB

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Selasa, 28 April 2026 - 18:08 WIB

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Jumat, 24 April 2026 - 19:40 WIB

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Senin, 22 Desember 2025 - 14:24 WIB

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB