Pemilu, Pengamanan TNI Polri di Lambar Selama 6 Hari

Redaksi

Senin, 15 April 2019 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Kapolres Lampung Barat, AKBP Doni Wahyudi, S.Ik, dan Dandim 0422 Lampung Barat, Letkol Kav Adri Nurcahyo, memimpin apel pergeseran pasukan pengaman Pemilu di lapangan upacara Mapolres setempat, Senin (15/4).

Kapolres menjelaskan, Pemilu serentak 17 April, akan dilakukan pengamanan selama enam hari, yakni 15-20 April dengan menerjunkan 685 personil, dengan rincian anggota Polres Lampung Barat 460 personil, Kodim 0422 Lampung Barat 162 personil, BKO Sat Brimob Polda Lampung 31 personil, BKO Dit Samapta Polda Lampung 31 personil, dan BKO Dit apolairud Polda Lampung 1 personil.

Baca Juga  Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

\”Pengamanan Pemilu di wilayah hukum Polres Lampung Barat akan dilaksanakan selama enam hari, yang merupakan gabungan antara TNI dan Polri, dengan jumlah 685 Personil,\” kata Doni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilanjutkannya, Polres Lampung Barat, membawahi dua Kabupaten, yakni Lampung Barat dan Pesisir Barat, dengan jumlah TPS 1.450, dengan kategori TPS kurang rawan 1.396 dan 53 TPS rawan. Jadi ploting pengamanan akan disesuaikan dengan dua katagori kurang rawan dan rawan.

Baca Juga  Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

\”Dibandingkan antara jumlah petugas pengamanan TNI dan Polri tentu tidak seimbang, tetapi seluruh petugas di lapangan harus merangkul semua elemen masyarakat dengan mengajak untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban,\” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres mengajak seluruh jajaran petugas pengamanan untuk tetap menjaga kesehatan, bekerja sesuai aturan, gunakan alat komunikasi (HT) untuk cepatnya koordinasi, lakukan pengawalan dengan ketat pergerakan surat suara.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

\”Tugas pengamanan ini adalah tugas yang mulia, jadi kerja dengan profesional, taat aturan, petugas pengamanan TPS harus koordinasi dengan Kapolsek dan petugas KPPS dan lakukan pengawalan ketat terhadap surat suara setelah dilakukan tahapan pencoblosan dan penghitungan menuju PPK,\” kata Doni, seraya mengajak menjaga keamanan, kedamaian sehingga Pemilu berjalan sukses dan menghasilkan pemimpin nasional  dan wakil rakyat yang mampu membawa Indonesia lebih maju. (Iwan)

 

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB