DD Masuk Kasda, Pencairan Tunggu Permintaan Adwil

Redaksi

Selasa, 26 Maret 2019 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Pusat telah menyalurkan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2019 ke kas daerah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada awal maret 2019

DD tahap I tersebut sebesar 20 persen dari Dana Desa yang diterima kabupaten Tubaba untuk 93 tiyuh sebesar Rp17 miliar lebih.

\”Iya Dana Desa sudah masuk ke kasda dua minggu lalu, jumlahnya 20 persen sebesar Rp17 miliar,\” ungkap Mukmin, Kabid Anggaran mendampingi Kaban BPKAD Mirza Irawan kepada netizenku.com, Selasa (26/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mukmin menambahkan, dana tersebut sejak dimasukkan ke kasda memang telah siap untuk disalurkan ke-93 tiyuh se-Kabupaten Tubaba. Namun, penyaluran dana tersebut tetap menunggu permintaan dari Bagian Administrasi Wilayah (Adwil). \”Dananya sudah siap. Kita tinggal terima permintaan Adwil untuk mencairkan. Namun, hingga saat ini kami belum terima permintaan tersebut,\” terangnya.

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

Menurutnya, untuk melakukan pencairan DD tahap I tersebut, BPKAD Tubaba hanya membutuhkan waktu satu minggu untuk menyalurkan ke 93 tiyuh secara bergiliran.\”Ini seharusnya sudah dicairkan karena ada limit waktunya. Kalau tidak segera dicairkan akan mengganggu pada DD tahap (tahap II, III) berikutnya oleh pemerintah pusat bakal tidak akan ditransfer ke Kasda dan ini berlaku bagi semua tiyuh,\” kata dia.

Laporan penggunaan DD tahap III, lanjut dia, tidak berpengaruh pada pencairan DD tahap I tahun 2019, yang terpenting selueuh tiyuh telah menyelesaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) tahun 2019 telah dievaluasi tim Evaluasi Kabupaten dan telah mendapatkan nomor register di bagian hukum kabupaten,\”Yang berpengaruh pada LRA adalah pencairan tahap II, kalau tiyuh tidak menyerahkan LRA ke Kabupaten dan penggunaan DD tahap I tahun 2019, maka DD tahap II itu yang akan terkendala sehingga tidak bisa dicairkan,\” pungkasnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat

Sementara itu, Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mempertanyakan kinerja Kepala Bagian Administrasi Wilayah (Adwil) dalam pendampingan laporan DD tahap III yang dilaporkan ke Menteri Keuangan.\”Hampi 90 persen tiyuh telah melaporkan penggunaan DD tahap III tahun 2018. Kenapa Pak Miral mengeluarkan statmen 93 tiyuh belum melaporkannya, sebenarnya beliau kerja atau tidak?,\” ungkap ketua Apdesi Tubaba Wirdani kepada netizenku.com melalui sambungan ponselnya, Selasa (26/3).

Menurutnya, aparatur tiyuh se-Tubaba tidak terima pernyataan Kabag Adwil, pihaknya mengaku sudah melaporkan semua penggunaan DD tahun 2018. Namun, diakuinya memang ada beberapa tiyuh yang belum menyelesaikan,\”Sudah kita laporkan penggunaan DD tahun 2018 ke Adwil dan kita serahkan ke Adwil,\” tukasnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Disisi lain, Kepala Bagian Administrasi Wilayah (Adwil) Miral Hayadi mengatakan laporan DD tahap III tahun 2018 adalah merupakan syarat pencairan DD tahap I tahun 2019 yang sampai saat ini belum dilaporkan oleh 93 tiyuh di Tubaba. Sementara, hal tersebut merupakan syarat mutlak pencairan DD tahap I tahun 2019 yang waktunya terhitung dari tanggal 1 januari sampai minggu ke 3 bulan juni tahun 2019.\”93 tiyuh belum ada yang melaporkan,\” jelasnya.

Kegiatan pendampingan penyusunan laporan DD tahap III tahun 2018 untuk 93 tiyuh Tubaba, lanjut Miral Hayadi ditargetkan akan selesai pada pertengahan bulan April mendatang dan apabila Laporannya sudah selesai akan dilaksanakan kompilasi ke kementrian keuangan untuk kemudian akan dicairkan DD tahap I Tahun Anggaran 2019.(Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB