Talud Way Haru Jebol, Rugikan Petani Lambar

Redaksi

Kamis, 21 Februari 2019 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa  (Netizenku.com): Jebolnya talud  bendungan Way Haru Pekon Bandar Agung Kecamatan Suoh, Lampung Barat akibat hujan bukan hanya merendam rumah warga tapi juga merendam puluhan hektar sawah siap panen warga Pekon Bandar Agung dan Pekon Sri Mulyo.

Anggota DPRD Lampung Barat Sarwani, mengatakan akibat jebolnya bendungan Way Haru tersebut menyebabkan puluhan warga terancam mengalami kerugian dalam jumlah besar, akibat 49 hektar sawah siap panen warga Bandar Agung dan 2,5 hektar sawah warga Sri Mulyo terendam.

\”Akibat meluapnya Way Haru, yang merendam puluha hektar sawah warga, mengakibatkan kerusakan tanaman padi yang siap panen, untuk itu kami minta dinas terkait untuk mengambil langkah-langkah yang dapat meminimalisir kerugian,\” harap Sarwani, Kamis (21/2).

Baca Juga  Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, sawah tersebut merupakan penopang utama hidup warga setempat, jadi kalau tidak dapat penanganan secepatnya, dikhawatirkan akan mengakibatkan kerawanan pangan.

Selain penanganan sawah warga kata Sarwani, pihaknya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk menangani bendungan way haru khususnya bagian talud yang jebol, sehingga tidak akan mengakibatkan kerusakan semakin parah.

Baca Juga  Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

\”Pihak terkait seperti Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, diminta segera membantu petani, untuk mengurangi kerugian warga akibat terendamnya tanaman padi. Sementara dinas PUPR diharapkan segera menangani bendungan yang taludnya jebol, sehingga kerusakan tidak semakin parah,\” ujar Sarwani.

Terpisah, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Barat, Yedi Ruhyadi, mengatakan tim dari dinas sudah turun lapangan secara langsung, dan membenarkan ratusan hektar sawah warga terancam gagal panen.

\”Setelah mendapat laporan, tim kami segera turun lapangan, dan benar sekitar 51 hektar sawah siap panen dipastikan gagal, sementara 120 hektar mengalami ancaman yang sama, dari 450-582 hektar sawah yang sumber airnya dari bendungan way haru,\” kata Yedi.

Baca Juga  ASN Lampung Barat di Persimpangan 2026

Langkah yang sudah diambil kata Yedi Ruhyadi, pihaknya sudah melaporkan ke Kementerian Pertanian RI, dan kemungkinan kedepan lahan sawah tersebut akan ditanam padi gogo dan jagung.

\”Selama bendungan belum mendapat penanganan secara permanen, yang paling memungkinkan adalah ditanam padi gogo dan jagung di lahan yang terendam banjir saat ini dan itu sudah kita sampaikan dengan pemerintah pusat,\” kata Yedi Ruhyadi seraya mengatakan akibat bencana tersebut petani mengalami kerugian mencapai Rp4 miliar lebih. (Iwan)

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru