75 Persen Masyarakat Pesawaran Tak Tahu Bumdes

Redaksi

Kamis, 12 April 2018 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Masyarakat Kabupaten Pesawaran masih banyak yang belum mengerti manfaat, kegunaan, serta keberadaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang modalnya digelontorkan dari Dana Desa.

\”Sebanyak 75 persen masyarakat Pesawaran belum mengetahui keberadaan Bumdes,\” kata ketua DPD LSM Lipas Pesawaran, Sumarak, di kantornya, Kamis (12/4).

Hal ini dikatakan Sumarak saat melakukan kroscek lapangan di masing-masing desa. \”Kita mengetahui data itu berdasarkan hasil suvei kita di lapangan. Kalau memang ada yang kurang yakin dengan hasil survei kita, bisa ditanyakan langsung ke masyarakat,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang jelas, menurutnya, ketidaktahuan masyarakat ini lantaran minimnya sosialisasi dari pihak-pihak terkait terutama pihak kepala desa. \”Ketidaktahuan ini bukan kesalahan masyarakat, ini akibat kurangnya sosiliasi tentang hal itu. Untuk itu, kami berharap kepada dinas terkait agar bisa lebih jeli lagi di dalam melakukan pengawasan, terutama saat melakukan audit terkait Bumdes tersebut. Sebab, banyak dugaan dibentuknya Bumdes oleh desa ini hanya sebuah bentuk akal-akalan saja,\” pintanya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Terpisah, Ani (48) salah satu warga Desa Suka Raja Gedongtataan, yang biasa menjajakan gorengan tiap harinya, mengaku tidak tahu tentang keberadaan Bumdes di desanya itu. \”Apa itu Bumdes mas, saya ga tahu, emang gunanya untuk apa,\” ungkapnya.

Diutarakan dia, selama dirinya tinggal di Desa Sukaraja, belum pernah ada pemberitahuan atau pun sosialisai dari pihak desa. \”Gak tahu ini kepala desanya, semenjak saya tinggal di sini belum pernah dikasih tahu tentang Bumdes tersebut,\” ucapnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Menanggapi hal ini, Sekretaris Insepktorat Pesawaran, Muhammad Aseva mengungkapkan pengawasan mengenai adanya Bumdes tersebut sudah dilakukan, baik itu pemeriksaan secara reguler maupun secara khusus.

\”Kalau untuk pengawasan, sudah kita lakukan baik itu yang sifatnya reguler maupun khusus. Kalau secara regulernya, kita akan lihat tentang legalitas Bumdesnya seperti surat menyuratnya. Terkecuali kalau ada pengaduan itu bisa kita langsung tindak lanjut, akan kita lihat permasalahannya sejauh mana kalau ada penyimpangan ya mereka wajib memulangkan dana itu. Karena pemeriksaan ini rutin kita lakukan setiap tahunnya berbarengan dengan ADD dan DD karena Bumdes itu satu paket dengan DD,\” terangnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Aseva juga menjelaskan Bumdes merupakan sebuah badan usaha milik desa yang bekerjasama dengan pihak desa, dari situ Bumdes dan pihak Desa ada perjanjian tentang pembagian hasil keuntungan usaha.

\”Bumdes ini bukan milik perorangan atau pun milik desa, melainkan milik masyarakat bersama yang tergabung di Bumdes tersebut, sedangkan modalnya dibantu dengan dana desa jadi bisa saja badan usaha itu memang sudah ada lalu dibantu oleh dana desa tersebut yang sebelumnya memang sudah berjalan,\” jelasnya. (Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru