32 Kelurahan di Balam Rentan Pangan

Redaksi

Rabu, 4 Januari 2023 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Pangan Kota Bandarlampung, I Kadek Sumarta, mengatakan 32 kelurahan dari 126 kelurahan mengalami kerentanan pangan. Hal tersebut diungkapkannya melalui catatan hasil analisis ketahanan dan kerentanan pangan atau food security and vulnerability atlas (FSVA) tahun 2022.

 

“Ini hasil analisis FSVA tahun 2022 untuk katagori prioritas 1 ada di 11 kelurahan, prioritas 2 di 17 kelurahan dan prioritas 3 terdapat di 4 kelurahan dari 20 kecamatan yang ada. Sedangkan kelurahan yang masuk kategori prioritas satu atau rentan pangan berada Kecamatan Telukbetung Barat, Panjang, Kemiling dan Sukabumi,” ujarnya saat diwawancarai di Kantor Dinas Pangan Bandarlampung, Rabu (4/1)

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, ia menerangkan dalam menentukan wilayah yang termaksud ke dalam rentan pangan itu menggunakan beragam indikator seperti akses jalan, persediaan tempat belanja, akses air bersih, kesehatan, dan ekonomi.

 

“Jadi rentan pangan itu bukan berarti kesulitan makan, akan tetapi banyak indikator yang digunakan baik akses jalan untuk membeli makanan, lokasi pelayanan kesehatan, akses mendapatkan air bersih maupun faktor ekonomi. Jadi banyak indikatornya,” lanjutnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

 

Diterangkannya juga, melalui hasil FSVA menunjukkan terjadi kenaikan jumlah wilayah rentan pangan pada tahun 2022, sebelumnya pada tahun 2021 hanya 14 kelurahan dari 11 kecamatan yang masuk peta kerentanan pangan.

 

I Kadek Sumarta, menambahkan melalui hasil analisis FSVA pihaknya akan melakukan pembenahan terhadap wilayah yang termaksud rentan pangan.

 

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

“Kami akan membuat program seperti peningkatan SDM, melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat, mengupayakan penyediaan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan perekonomian pada wilayah itu. Selain itu peningkatan akses air bersih, peningkatan pelayanan kesehatan turut menjadi fokus kami,” pungkasnya. (Luki)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:54 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASN Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:28 WIB

Sekber MBG Lampung Apresiasi Sorotan Wagub Jihan Terhadap SPPG Tak Berkomitmen Moral

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:40 WIB

Ahmad Giri Akbar, Pernyataan Prabowo soal Dolar Harus Dipahami Secara Utuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:49 WIB

Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB