Konsultasi Online IDI Didominasi Pasien Covid-19 Isoman

Redaksi

Rabu, 7 Juli 2021 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Medis UPTD Balai Labkesda Provinsi Lampung, dr Aditya M Biomed, saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor UTD PMI Lampung, Bandarlampung, Senin (15/3). Foto: Netizenku.com

Tim Medis UPTD Balai Labkesda Provinsi Lampung, dr Aditya M Biomed, saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor UTD PMI Lampung, Bandarlampung, Senin (15/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Sejak layanan gratis konsultasi Covid-19 IDI Kota Bandarlampung diluncurkan pada Senin, 5 Juli 2021, masyarakat Lampung di 15 kabupaten/kota banyak memanfaatkan layanan tersebut.

Baca Juga: Gratis! Konsultasi Covid-19 via WA Bersama IDI Bandarlampung

Ketua IDI Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M.Biomed, mengatakan layanan konsultasi gratis didominasi oleh pasien Covid-19 yang menjalani perawatan isolasi mandiri (isoman) dan yang menjalani isoman karena memiliki gejala Covid-19.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang memanfaatkan layanan tak hanya dari Kota Bandarlampung tapi juga dari kabupaten/kota lain di Lampung.

dr Aditya mengatakan dirinya bisa melayani konsultasi hingga 20 orang saat bertugas sesuai jadwal yang telah dibagikan bersama 12 dokter lainnya.

“Kebanyakan yang konsultasi itu yang menjalani isolasi mandiri, ada yang sudah positif Covid-19 dan ada yang baru merasakan gejala. Mereka bingung isolasi mandirinya sampai kapan, gejalanya bagaimana,” ujar dr Aditya ketika dihubungi, Rabu (7/7).

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

Dia menyarankan agar mereka yang bergejala Covid-19 segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan gratis terkait Covid-19.

“Saya bilang kalau bisa dipastikan dengan cek ke Puskesmas terdekat. Gratis apalagi kita punya BPJS Kesehatan,” ujar dia.

Mereka yang bergejala ringan dan sedang disarankan menjalani perawatan isolasi mandiri untuk mengantisipasi penumpukan pasien di rumah sakit.

Baca Juga  Biawak di Jendela, Sanca Bersembunyi di Bawah Meja

“Kita sampaikan tanda bahaya, kapan waktu mencari rumah sakit dan sebagainya. Jadi tanpa ada tanda-tanda itu sebaiknya jangan ke rumah sakit, kasihan teman-teman di rumah sakit juga sudah kewalahan. Alhamdulilah rata-rata senang,” kata dia. (Josua)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB