Waspada! NTP Lampung Turun Menjelang Panen Raya

Ilwadi Perkasa

Selasa, 8 April 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung pada Maret 2025 masih 33 poin di atas titik impas. Namun laju pertumbuhannya sedikit tertahan, bahkan menurun dalam angka yang tipis. Situasi ini terjadi justru pada saat menjelang panen raya April ini. Ada indikasi daya beli petani menurun.

Bandarlampung (Progres.co.id): Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung selama Maret 2025 sebesar 133,17 atau turun 1,06 persen dibanding Februari 2025.

Sementara Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) selama Maret 2025 mengalami kenaikan tipis sebesar 0,41 persen dibandingkan Februari 2025, dari 135,91 menjadi 136,47.

Baca Juga  RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Untuk dipahami, data perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). NTP merupakan rasio antara IT (harga yang diterima petani) dengan IB ((harga yang dibayar petani) yang dinyatakan dalam persentase.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan NTUP adalah rasio antara harga yang diterima petani dari hasil pertanian dengan harga yang dibayarkan petani untuk biaya produksi.

Dengan kondisi NTP yang turun, sebaliknya NTUP naik, dapat menunjukkan bahwa mulai ada gejala penurunan daya beli petani.

Penting bagi pemerintah di Lampung untuk mewaspadai situasi ini. Sebab kondisi yang lebih buruk bisa terjadi, yakni NTP dan NTUP turun bersamaan. Jika situasi itu terjadi dapat mengindikasikan bahwa harga produk pertanian turun, sedangkan biaya produksinya meningkat. Situasi ini pasti berdampak pada daya beli petani yang semakin menurun yang dipastikan berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

Baca Juga  NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Perkembangan NTP Lampung Maret 2025

NTP Provinsi Lampung turun 1,06 persen dibandingkan NTP Februari 2025 yaitu dari 134,59 menjadi 133,17.

Penurunan NTP pada Maret 2025 disebabkan oleh naiknya indeks harga yang dibayar petani lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang diterima petani.

Peningkatan indeks yang dibayar petani disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 2,49 persen dan indeks biaya produksi serta penambahan barang modal yang naik 0,44 persen.

Baca Juga  Pemprov Lampung Permudah Peminjaman Aset melalui Aplikasi SIMASTER

Penurunan NTP Maret 2025 dipengaruhi oleh turunnya NTP di beberapa subsektor pertanian yaitu, subsektor tanaman pangan sebesar 0,89 persen, subsektor tanaman hortikultura yaitu 1,55 persen, tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,36 persen, subsektor peternakan sebesar 0,45 persen, dan subsektor perikanan tangkap sebesar 0,77 persen.

Sementara itu, NTP yang mengalami peningkatan yaitu subsektor perikanan budidaya sebesar 0,17 persen.

Berita Terkait

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung
Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut
Mantan Ketua KI Lampung Juniardi Daftar Calon Komisioner Periode 2026–2029
Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba
Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus
Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan
Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru