Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Nadirsyah, meninjau langsung calon lokasi pembangunan Markas Komando (Mako) Batalyon Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat di Tiyuh Bujung Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Selasa (10/3/2026).
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang diusulkan pemerintah daerah dalam mendukung rencana pembangunan satuan baru TNI di wilayah tersebut.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Kodim 0412 Lampung Utara Rony Faturohman serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Nadirsyah menjelaskan bahwa pembangunan batalyon merupakan bagian dari program TNI di bawah wilayah komando Kodam II/Sriwijaya yang merencanakan pembangunan enam batalyon baru di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Menurutnya, Pemkab Tubaba menyambut baik rencana tersebut karena diyakini dapat mendorong pertumbuhan wilayah sekaligus meningkatkan keamanan, terutama di jalur penghubung wilayah utara dan selatan Tubaba yang selama ini masih didominasi kawasan perkebunan dan relatif sepi.
“Program ini merupakan program pemerintah pusat melalui TNI yang harus kita dukung bersama. Kehadiran batalyon diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan kemajuan wilayah, khususnya di Kecamatan Pagar Dewa,” ujar Nadirsyah.
Ia menambahkan, pembangunan satu batalyon TNI AD membutuhkan lahan minimal sekitar 50 hektare. Oleh karena itu, pemerintah daerah saat ini terus berupaya menyiapkan lokasi yang memenuhi persyaratan tersebut.
Masyarakat setempat, kata dia, pada prinsipnya telah menyatakan persetujuan terhadap rencana pembebasan lahan tersebut, meskipun sebagian lahan masih ditanami tanaman perkebunan milik warga.
Apabila usulan pembangunan dapat diajukan pada tahun 2026, pembangunan batalyon tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, serta para kepala tiyuh di Kecamatan Pagar Dewa untuk bersama-sama mendukung rencana pembangunan tersebut demi percepatan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Tubaba,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Inf. Rony Faturohman mengatakan pembangunan batalyon tersebut merupakan bagian dari rencana strategis TNI dalam memperkuat pertahanan wilayah.
Menurutnya, terdapat beberapa opsi lahan yang sedang dipertimbangkan, di antaranya lahan hibah dari pihak swasta seluas sekitar 72 hektare serta lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan yang masa berlakunya telah berakhir pada tahun 2024 dan berpotensi kembali menjadi aset negara.
“Sejauh ini, Pemkab Tubaba telah mengusulkan lahan yang berada di Tiyuh Bujung Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, sebagai salah satu alternatif lokasi pembangunan batalyon,” pungkasnya.(Arie)








