BERBAGI

Pringsewu (Netizenku.com): Dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Kepolisian dan FPG DPRD Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu melakukan sosialisasi berkeliling kampung, terkait wabah virus Corona dan DBD, sekaligus pembagian masker dan bubuk abate kepada sejumlah warga, dan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik lokasi di Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Senin (30/3).

Kegiatan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan, permukiman warga, tempat ibadah, dan lainnya ini merupakan upaya untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona dan DBD di wilayah tersebut.

Turut menghadiri kegiatan tersebut, Wakil Bupati, Fauzi, anggota FPG DPRD Provinsi Lampung, FX Siman, anggota FPG DPRD Pringsewu, Sagang Nainggolan, Camat Sukoharjo, Ediyanto, Kapolsek Sukoharjo, Iptu Musakir, jajaran Koramil, UPT Puskesmas, pekon dan anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Fauzi mengimbau warga untuk tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan yang penting, tidak mengadakan kegiatan yang dapat mengumpulkan massa, serta selalu menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terutama dengan selalu mencuci tangan pakai sabun.

“Bagi warga yang baru tiba dari luar daerah atau luar negara agar segera melapor kepada pamong setempat agar dapat selalu di dipantau dan tetap berada di rumah atau mengkarantina diri sendiri selama 14 hari sejak kedatangan,” ujarnya.

Fauzi menganjurkan untuk warga apabila mengalami gejala seperti demam, panas tinggi, batuk, sesak nafas dan lain-lain atau kedatangan tamu dari luar daerah, atau ingin melapor terkait Covid-19, dapat menghubungi Call Center di nomor 0812 7258894, baik melalui SMS maupun WhatsApp.

Selain virus Corona, menurut Fauzi, yang juga perlu diwaspadai oleh warga adalah penyebaran penyakit DBD.

“Masyarakat agar selalu waspada dan dapat melakukan kegiatan bersih-bersih secara bergotong royong dalam rangka mencegah penularan dan penyebaran penyakit DBD, serta melakukan 3M Plus, apalagi Pringsewu merupakan endemik DBD dengan jumlah penderita terbanyak kedua di Indonesia,” jelasnya. (Reza/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here