Wabup Pringsewu Ajak Penyintas Covid-19 Berdonor Plasma Konvalesen

Redaksi

Senin, 12 Juli 2021 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Wakil Bupati Pringsewu, DR.Fauzi, SE, M.Kom., ME.Sy., Akt., CA, CMA, mengajak masyarakat yang pernah terpapar (penyintas) Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma kanvalasen. Selain masyarakat umum, ajakan tersebut juga ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara, anggota kepolisian dan prajurit TNI yang telah sembuh dari Covid-19.

Dijelaskannya, plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi virus tersebut.

Baca Juga  Polisi Pringsewu Ungkap Penggelapan Truk Kredit, Dua Tersangka Ditangkap

“Jadi, donor darah plasma konvalesen adalah donor darah dari penyintas Covid-19 untuk membantu pasien lain yang belum sembuh dari Covid-19,” jelasnya, Senin (12/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, melalui donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19, adalah bahwa mereka yang pernah terpapar virus tersebut dan telah dinyatakan sembuh, diharapkan sudah membentuk antibodi, sehingga plasma penyintas Covid-19 ini dapat diberikan kepada orang lain yang sedang menghadapi infeksi Covid-19 guna membantu melawan infeksi yang sedang berlangsung.

Baca Juga  Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

“Dengan demikian, plasma konvalesen akan membuat anti bodi pada tubuh pasien yang masih sakit dapat segera pulih atau sembuh dari Covid-19,” ujarnya.

Terkait donor darah plasma konvalesen tersebut, Fauzi yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pringsewu mengatakan, pihaknya akan mengadakan webinar bertema “Donor Plasma Konvalesen di Tengah Pandemi Covid-19”.

Baca Juga  Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Webinar yang akan digelar pada Jumat, 16 Juli 2021 mendatang pada pukul 09:00-11:30 WIB ini menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya, Dr.Aditya, M.Biomed, Duta Donor Darah Hardyanto L.Silalahi, dengan Keynote Speaker yakni Ketua PMI Provinsi Lampung Rianasari Djunaidi, serta dirinya yang akan membuka kegiatan tersebut. (Rz/Leni)

Berita Terkait

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria
Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis
Bupati Pringsewu Teken MoU dengan AM Farm, Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden
Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan
Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka
Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung
LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog
Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB