oleh

Turnamen Futsal KTI Lambar akan Lahirkan Atlet Potensial

Liwa (Netizenku.com): Staf ahli bupati Lampung Barat, Muliyono, membuka turnamen futsal Karang Taruna Indonesia (KTI) Lampung Barat II Tahun 2019, di GOR Ajisaka komplek Sekuting Terpadu Balikbukit, Jumat (22/11).

Dalam sambutan bupati yang dibacakan Muliyono, berharap turnamen futsal yang di gelar KTI merupakan bentuk dukungan pemuda dalam memajukan olahraga di Lampung Barat, untuk itu diharapkan dengan turnamen tersebut akan melahirkan atlet-atlet potensial.

\”Terima kasih atas dukungan KTI yang menggelar turnamen futsal, karena ini merupakan bentuk dukungan pemuda Lampung Barat untuk kemajuan dibidang olahraga, karena kami meyakini dengan semakin banyak turnamen akan memberikan kesempatan lebih banyak atlet-atlet mencari pengalaman,\” kata dia.

Baca Juga  Ketua Fraksi Golkar Lambar Ragukan Harga Paket Sembako Bantuan Tak Sesuai

Pada pembukaan yang dihadiri ketua KONI Lampung Barat, Devi Sukartono, anggota DPRD Bambang Duwi Saputra, dan Sekretaris Dinas Pora dan Pariwisata Edi Jaya, berharap semua peserta untuk mengutamakan silaturahmi dan menjunjung tinggi sportivitas.

\”Kalau kita ikut bertanding pasti semua menginginkan hasil yang terbaik, tetapi harus kita sadari bahwa dalamĀ  dunia olahraga jiwa yang harus kita utamakan adalah jiwa sportivitas, dan diharapkan semua peserta untuk menjaga silaturahmi dan semoga yang akan keluar sebagai juara betul-betul tim yang terbaik,\” harap Muliyono.

Baca Juga  Belum Resmi Dibuka, Pameran Bonsai Diserbu Ratusan Pengunjung

Sementara ketua panitia, Doni Saputra, dalam laporannya mengatakan turnamen futsal KTI Lampung Barat II Tahun 2019 diikuti 26 tim yang akan memperebutkan trophy dan uang pembinaan, yang menurut rencana partai puncak/final pada Minggu (24/11).

\”Semua tim futsal terbaik Lampung Barat dari seluruh kecamatan mengikuti turnamen ini, tetapi walaupun persiapan kami sudah matang, pertandingan terkendala karena dibeberapa bagian GOR Ajisaka bocor dan air hujan membanjiri lantai, sehingga tidak dapat dipaksakan untuk digunakan karena rawan mengakibatkan cedera pemain,\” kata dia. (Iwan)

Baca Juga  STIT Multazam-Pokdar Kamtibmas Bagikan 400 Masker

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *